AFU.id

Indeks Berita

Kerugian Rp45 Miliar di Tambang Emas Sulut, Direktur PT HWR Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara menetapkan Direktur PT Hakian Wellem Rumansi (HWR) berinisial BDG sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengelolaan tambang emas periode 2020–2025. Kasus ini menimbulkan kerugian negara sekaligus kerusakan lingkungan dengan total mencapai Rp45 miliar. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulut, Januarius Bolitobi, menyebutkan praktik tersebut terjadi dalam pengelolaan kegiatan pertambangan PT HWR yang dijalankan tidak sesuai ketentuan. Penyidik menemukan adanya pe

Kerugian Rp45 Miliar di Tambang Emas Sulut, Direktur PT HWR Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Dampaknya pada Otak dan Kesehatan Mental

Kebiasaan mendengkur saat tidur pada malam hari tidak hanya dianggap gangguan ringan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mental hingga daya ingat seseorang. Kondisi ini disebut bisa menjadi indikasi gangguan tidur yang lebih serius. Spesialis tidur, Nitin, menjelaskan mendengkur memang umum terjadi dan kerap dikaitkan dengan kelelahan atau proses penuaan. “Namun dalam beberapa kasus, mendengkur dapat menandakan obstructive sleep apnea (OSA), yaitu gangguan ketika pernapasan berhenti dan

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Dampaknya pada Otak dan Kesehatan Mental

Data Penerima MBG di Banten Amburadul, Penyaluran Dialihkan ke Ibu Hamil dan Warga Miskin

Evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten dilakukan secara menyeluruh selama masa libur sekolah. Langkah ini ditempuh untuk memperbaiki ketimpangan distribusi bantuan sekaligus membenahi tata kelola data penerima manfaat yang dinilai masih belum optimal di lapangan. Evaluasi tersebut juga berkaitan dengan penyesuaian arah kebijakan setelah adanya pergantian pimpinan di tingkat pusat. Pemerintah daerah memanfaatkan periode libur sekolah dengan menghentikan sementa

Data Penerima MBG di Banten Amburadul, Penyaluran Dialihkan ke Ibu Hamil dan Warga Miskin

Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Palembang, 11 Ribu Ekstasi Disita

Polisi membongkar jaringan peredaran narkotika antarprovinsi yang beroperasi di Kota Palembang dengan menangkap dua orang tersangka. Keduanya masing-masing berinisial HJ (28), seorang mahasiswa, dan OTA (39), ibu rumah tangga. Dari penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti dalam jumlah besar berupa 11.443 butir ekstasi serta sabu seberat 1.399,47 gram. Pengungkapan dilakukan pada 11 Juni 2026 dalam operasi gabungan yang melibatkan sejumlah instansi penegak hukum. Direktur Reserse Narkob

Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Palembang, 11 Ribu Ekstasi Disita

Selat Hormuz Kembali Ramai, 25 Kapal Melintas di Tengah Gencatan AS-Iran

Arus kapal komersial di Selat Hormuz melonjak ke titik tertinggi sejak awal Juni 2026, dengan 25 kapal tercatat melintas pada Kamis (18/6/2026). Kenaikan ini dipicu pemberlakuan kesepakatan Amerika Serikat–Iran yang mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran serta pencabutan blokade laut AS terhadap Iran. Kesepakatan tersebut merupakan hasil perundingan 14 poin pada 14 Juni yang dimediasi Pakistan untuk meredakan konflik dan membuka jalur dialog antara kedua negara. Dokumen bernama Memorandum Is

Selat Hormuz Kembali Ramai, 25 Kapal Melintas di Tengah Gencatan AS-Iran

Rusia Sebar Tujuh Ribu Alat Tes Ebola ke Afrika, Fokus Tangkal Strain Bundibugyo

Rusia menyalurkan lebih dari 7.000 alat tes diagnostik Ebola ke sejumlah negara di Afrika. Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons terhadap munculnya ancaman wabah baru yang dipicu virus Ebola strain Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo dan Uganda. Badan pengawas hak konsumen dan kesejahteraan masyarakat Rusia, Rospotrebnadzor, menyebut alat tes tersebut dikembangkan dalam waktu singkat untuk membantu deteksi dini penyebaran virus yang kembali menjadi perhatian di kawasan Afrika. “Ro

Rusia Sebar Tujuh Ribu Alat Tes Ebola ke Afrika, Fokus Tangkal Strain Bundibugyo

Rusia Klaim Temukan Bukti Baru Pengembangan Senjata Biologis di Ukraina 

Rusia kembali melontarkan tuduhan terkait aktivitas laboratorium biologi di Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim menemukan dokumen baru yang disebut menunjukkan adanya penelitian terhadap agen biologis yang berpotensi digunakan sebagai senjata. Temuan tersebut, menurut Moskow, diperoleh selama pelaksanaan operasi militer khusus di Ukraina. Rusia menilai arah penelitian di sejumlah laboratorium tidak sejalan dengan kebutuhan penanganan masalah kesehatan yang sedang dihadapi Ukraina. Ke

Rusia Klaim Temukan Bukti Baru Pengembangan Senjata Biologis di Ukraina 

Lai Ching-te Tegaskan Taiwan Bukan Bagian China, Beijing Bereaksi Keras

Ketegangan politik antara China dan Taiwan kembali mencuat setelah pemimpin Taiwan Lai Ching-te menegaskan bahwa Taiwan bukan bagian dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Pernyataan tersebut langsung dibalas Beijing yang menegaskan Taiwan merupakan wilayah yang tidak terpisahkan dari China. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan masa depan Taiwan hanya dapat ditentukan oleh seluruh rakyat China. Menurut Beijing, isu Taiwan sepenuhnya merupakan urusan dalam negeri China da

Lai Ching-te Tegaskan Taiwan Bukan Bagian China, Beijing Bereaksi Keras

Ngaku Mau Liburan, Tiga WNI Diduga Hendak Kerja Ilegal di Kamboja

Upaya tiga warga negara Indonesia (WNI) untuk kembali bekerja di Kamboja digagalkan petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. Ketiganya ditunda keberangkatannya setelah diduga hendak bekerja secara nonprosedural dengan memanfaatkan modus perjalanan wisata. Penundaan dilakukan saat ketiga WNI tersebut hendak terbang menuju Malaysia menggunakan maskapai AirAsia penerbangan AK354 dari Terminal 2 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (17/6/2026). Dari hasil pemeriksaan awal, me

Ngaku Mau Liburan, Tiga WNI Diduga Hendak Kerja Ilegal di Kamboja

Dokumen Tak Sah hingga Overstay, Imigrasi Belawan Deportasi 7 WNA

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Sumatera Utara, mendeportasi tujuh warga negara asing sepanjang Januari hingga 19 Juni 2026. Mereka dideportasi karena melanggar aturan keimigrasian. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk mengatakan tujuh warga asing itu terdiri atas satu warga Vietnam, dua warga Malaysia, tiga warga Korea Selatan, dan satu warga Belgia. Eko menyebut pelanggaran yang ditemukan beragam. Sebagian warga asing tidak memiliki dokumen keimigrasian

Dokumen Tak Sah hingga Overstay, Imigrasi Belawan Deportasi 7 WNA