AFU.id

Kritik Penunjukan Eks Wakapolri Jadi Kepala BRAN, KPA: Konflik Tanah Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Keamanan

Bagikan:

Penulis: Radiatul Husna

Ringkasan Berita

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menyambut baik pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) namun mengkritik penunjukan mantan Wakapolri sebagai kepala BRAN, menegaskan bahwa penyelesaian konflik agraria tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan keamanan dan hukum formal. KPA menekankan perlunya pemulihan hak dan keadilan agraria sebagai fokus utama serta meminta pemerintah melibatkan masyarakat dalam penyusunan regulasi terkait. KPA juga mengingatkan bahwa keberhasilan BRAN akan sangat bergantung pada kebijakan yang diambil sejak awal pembentukannya dan pentingnya pemahaman mendalam tentang akar konflik agraria yang ada.

Kritik Penunjukan Eks Wakapolri Jadi Kepala BRAN, KPA: Konflik Tanah Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Keamanan
Mantan Wakapolri Jenderal Pol. Dedi Prasetyo menjawab pertanyaan awak media di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/10/2026). ANTARA/Nadia Putri Rahmani

Berita Terkait

Pilihan Redaksi