AFU.id

Ironi Lapangan Kerja Indonesia: 73,8 Persen Driver Ojol Mengaku Masuk Ekonomi Gig Karena Tak Dapat Kerja Formal

Bagikan:

Penulis: Radiatul Husna

Ringkasan Berita

Sebuah survei oleh Segara Research Institute mengungkapkan bahwa 73,8 persen pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia bergabung dengan sektor ekonomi gig bukan karena memilih fleksibilitas, melainkan karena sulitnya mendapatkan pekerjaan formal. Survei yang melibatkan 506 pekerja di beberapa kota besar menunjukkan bahwa 57,3 persen responden belum pernah bekerja di sektor formal, menjadikan ekonomi gig sebagai pintu masuk utama ke dunia kerja bagi banyak orang. Meskipun fleksibilitas menjadi daya tarik utama, dengan 88,1 persen responden menyebutkan kebebasan mengatur waktu sebagai keunggulan, temuan ini menyoroti tantangan serius dalam pasar kerja Indonesia di tengah perkembangan ekonomi digital.

Ironi Lapangan Kerja Indonesia: 73,8 Persen Driver Ojol Mengaku Masuk Ekonomi Gig Karena Tak Dapat Kerja Formal
Ilustrasi - Sejumlah pengemudi ojek online membawa penumpang di Depok, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/YU

Berita Terkait

Pilihan Redaksi