JAKARTA, AFU.ID — Presiden Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026). Kristomei menggantikan Letjen TNI Suharyanto. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan posisi per 31 Desember 2025, Kristomei memiliki total kekayaan Rp2.139.412.136 atau sekitar Rp2,14 miliar.
Data e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, kekayaan tersebut terdiri atas tanah senilai Rp120 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp2.019.412.136. Tanah yang dilaporkan Kristomei berupa lahan seluas 2.182 meter persegi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Aset tersebut tercatat sebagai hasil sendiri. Dalam laporan yang sama, Kristomei tidak mencantumkan kepemilikan alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, maupun harta lainnya. Ia juga tidak melaporkan utang.
Kristomei memiliki nama lengkap H. Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han). Ia lahir di Kotabumi, Lampung Utara, pada 6 Mei 1976. Kristomei merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997 dari kecabangan Infanteri. Ia menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara pada 1991–1994 sebelum melanjutkan pendidikan militer di Akmil. Ia juga menempuh pendidikan magister Manajemen Pertahanan di Universitas Pertahanan pada 2012.
Kristomei meraih penghargaan karya tulis terbaik Seskoad pada 2012 dan menjadi lulusan terbaik Kursus Operasi Gabungan pada 2018. Kristomei pernah menjabat Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak pada 2013–2014. Ia kemudian menjadi Komandan Distrik Militer 0424/Tanggamus pada 2014–2016. Pada 2016–2017, ia menjabat Wakil Asisten Operasi Kasdivif 2/Kostrad. Setelah itu, ia menjadi Kepala Penerangan Kodam Jaya pada 2017–2019.
Kristomei selanjutnya menjabat Asisten Operasi Kasdam I/Bukit Barisan pada 2020–2022 dan Komandan Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda pada 2022. Ia kemudian bertugas sebagai Perwira Pembantu IV/Operasi Dalam Negeri di Staf Operasi TNI hingga 2023. Pada 2023, Kristomei menjabat Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad).
Ia kemudian menjadi Komandan Resimen Taruna Akademi Militer pada Juli 2024 dan Wakil Gubernur Akademi Militer pada Desember 2024. Pada Maret 2025, Kristomei dipercaya menjabat Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI). Ia mendapat kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal TNI pada Mei 2025. Pada Agustus 2025, Kristomei menjabat Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu. (FAD)