Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Demo BEM UI Hari Ini: 500 Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani Jakarta, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Pada Selasa, 20 Oktober 2026, sekitar 500 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi demonstrasi di Tugu Tani, Jakarta, sebagai bentuk kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah menjabat selama dua tahun. Aksi ini menyoroti berbagai isu seperti bencana lingkungan, mahalnya kebutuhan pokok, serta pembatasan kebebasan berpendapat. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat demonstrasi, Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan meminta pengendara untuk mencari jalur alternatif.
Aksi massa demo di Bundaran HI, Jumat (12/6/2026). (FOTO FADHLAN RABBANI/AFUID)
JAKARTA, AFU.ID — Aksi demonstrasi mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil pada Selasa (20/10/2026) bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyatakan, siap menggelar aksi di kawasan Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Jakarta Pusat, dengan melibatkan sekitar 500 massa aksi.
Ketua BEM UI Yatalathof Imawan mengatakan, aksi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil untuk menyampaikan kritik terhadap kondisi pemerintahan. Ia menyebut gerakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan evaluasi dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran, tetapi juga menyangkut persoalan demokrasi, ekonomi, hukum, lingkungan, dan pendidikan. “BEM UI akan turun aksi besok. Pasti akan bersama dengan universitas lain dan koalisi masyarakat sipil lainnya juga,” kata Yatalathof saat dikonfirmasi pada Senin (19/10/2026).
Tuntutan yang dibawa Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) mencakup penetapan kebakaran hutan dan lahan serta banjir sebagai bencana nasional, pemulihan kesehatan warga terdampak, dan penindakan terhadap perusahaan yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan. Mahasiswa juga menyoroti mahalnya kebutuhan pokok, biaya pendidikan dan kesehatan, pembatasan kebebasan berpendapat, serta dugaan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Mengantisipasi demo tersebut, Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya mengumumkan potensi kepadatan dan rekayasa lalu lintas situasional mulai pukul 10.00 WIB hingga aksi selesai, terutama di sekitar Monas, Jalan Jenderal Sudirman–MH Thamrin, serta Gedung DPR/MPR RI. Dalam unggahan media sosialnya, TMC mengimbau pengguna jalan menyesuaikan waktu keberangkatan, menggunakan jalur alternatif, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan,” tulis TMC Polda Metro Jaya dalam keterangan unggahannya. (RAI)
Rute Alternatif di Sekitar Lokasi Aksi BEM UI
1. Dari Jakarta Barat menuju kawasan Monas
Jalan Tomang Raya – Jalan Suryopranoto – TL Harmoni – Monas.
2. Dari Jakarta Selatan menuju kawasan Monas
Jalan Tendean – Jalan HR Rasuna Said – Jalan HOS Cokroaminoto – Tugu Tani – Monas.
3. Dari Jakarta Timur menuju kawasan Monas
Jalan Jatinegara – Jalan Kramat Raya – Tugu Tani – Monas.
4. Dari Simpang Semanggi menuju Slipi/Tomang
Jalan Sudirman – Jalan Bendungan Hilir – Jalan Pejompongan – Jalan Letjen S. Parman.
5. Dari Jalan Gatot Subroto menuju Slipi/Tomang
Jalan Gerbang Pemuda – Jalan Patal Senayan – Jalan Tentara Pelajar – Jalan Letjen S. Parman.