Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Ronaldo Hanya Disanksi Sebulan, Carvalho Setahun: Standar Ganda Federasi Portugal?
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menjatuhkan sanksi skorsing selama 30 hari dan denda 255 euro kepada Cristiano Ronaldo setelah ia meninggalkan pemusatan latihan tim nasional tanpa izin, sebuah hukuman yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan Ricardo Carvalho yang diskors satu tahun pada 2011 untuk kasus serupa. Ketegangan antara Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus menyulut keputusan Ronaldo untuk pergi setelah merasa kecewa tidak dimainkan, sementara Jesus menegaskan bahwa Ronaldo memang direncanakan diistirahatkan. Perbedaan hukuman ini menuai sorotan mengenai standar ganda FPF dalam menangani kasus pemain yang meninggalkan skuad.
JAKARTA, AFU.ID — Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menjatuhkan hukuman skorsing selama 30 hari dan denda 255 euro atau sekitar Rp 5,1 juta kepada Cristiano Ronaldo setelah meninggalkan pemusatan latihan tim nasional tanpa izin. Sanksi yang diputuskan Dewan Disiplin FPF pada Senin (19/10/2026) itu lebih ringan dibandingkan hukuman yang pernah diterima Ricardo Carvalho, mantan bek Portugal yang diskors selama satu tahun pada 2011 karena kasus serupa. Perbedaan hukuman tersebut kembali menyoroti cara federasi menangani pemain yang meninggalkan skuad menjelang pertandingan internasional.
Kasus Ronaldo bermula dari ketegangan dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus, terkait jatah menit bermain sang Kapten bersama Selecao das Quinas. Ronaldo mengaku kecewa setelah tidak dimainkan saat Portugal menghadapi Norwegia pada 27 September 2026. Padahal, menurutnya, Jorge Jesus telah berjanji akan memainkannya selama sekitar 30 menit sebagai pemain pengganti. Jesus memiliki penjelasan berbeda dan menyatakan bahwa Ronaldo memang direncanakan untuk diistirahatkan dalam pertandingan tersebut.
Perselisihan berlanjut ketika Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal di Kopenhagen pada 30 September, menjelang pertandingan melawan Denmark dalam UEFA Nations League. Dalam pernyataan terbukanya, Ronaldo menuding terdapat janji yang tidak ditepati Jesus dan mengakui keputusannya meninggalkan tim merupakan tanggung jawab pribadi. Jesus sendiri menolak anggapan bahwa dirinya wajib meminta maaf kepada sang pemain dengan mengatakan, “Saya tidak minta maaf ke siapa pun. Minta maaf soal apa? Kepada siapa?”
Dewan Disiplin FPF kemudian menjatuhkan skorsing 30 hari dan denda kepada Ronaldo berdasarkan ketentuan disiplin federasi. Dalam mempertimbangkan sanksi, federasi disebut turut memperhitungkan penyesalan, permintaan maaf terbuka, serta kontribusi besar Ronaldo terhadap sepak bola Portugal. Pemain berusia 41 tahun itu telah mencatatkan 234 penampilan dan 146 gol bersama tim nasional, menjadikannya pemegang rekor penampilan sekaligus pencetak gol terbanyak Portugal.
Perbedaan hukuman terlihat ketika kasus Ronaldo dibandingkan dengan Carvalho pada 2011. Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid tersebut meninggalkan skuad Portugal menjelang pertandingan kualifikasi Euro 2012 melawan Siprus setelah mengetahui dirinya tidak masuk susunan pemain utama. FPF saat itu menjatuhkan larangan bermain selama satu tahun dan mencabut hak Carvalho atas bonus apabila Portugal lolos ke putaran final Euro 2012.
“Mengingat riwayat olahraga sang atlet, Dewan Direksi FPF memutuskan untuk menjatuhkan sanksi berupa penangguhan Ricardo Carvalho selama satu tahun dari Tim Nasional,” demikian bunyi pernyataan resmi federasi pada kasus tersebut. Carvalho baru kembali memperkuat Portugal pada 2014 dan menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Euro 2016. (RAI)