JAKARTA, AFU.ID — Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional menjelang aksi unjuk rasa yang akan digelar mahasiswa dan elemen masyarakat sipil pada Selasa (20/10/2026). Sejumlah ruas jalan di sekitar Istana Merdeka, Monas, Bundaran HI, hingga Gedung DPR/MPR RI berpotensi mengalami kepadatan dan pengalihan arus selama aksi berlangsung.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Firman Darmansyah, mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan menyesuaikan kondisi di lapangan. Pengguna jalan diimbau mengantisipasi kepadatan dan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari perlambatan perjalanan.
Ruas Jalan yang Berpotensi Dialihkan
Ruas Jalan yang Berpotensi Mengalami Kepadatan
Kawasan Monas dan Istana:
Kawasan Bundaran HI:
Kawasan DPR/MPR RI:
Rute Alternatif
Dari Simpang Semanggi menuju Slipi: melalui Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Bendungan Hilir, Jalan Pejompongan, hingga Jalan Letjen S. Parman.
Dari Jalan Gatot Subroto menuju Slipi: melalui Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, lalu menuju Jalan Letjen S. Parman.
Dari Jakarta Selatan menuju Monas: melalui Jalan Kapten Tendean, Jalan HOS Cokroaminoto, Tugu Tani, hingga kawasan Monas.
Dari Jakarta Timur menuju Monas: melalui Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, lalu menuju kawasan Monas.
Aksi 20 Oktober diketahui akan digelar oleh mahasiswa yang tergabung dalam Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) di kawasan Tugu Proklamasi dan Tugu Tani. Demonstrasi tersebut bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
(RHU)