JAKARTA, AFU.ID — Aksi pencurian tas milik warga negara (WN) China di sebuah mal kawasan Hegarmukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, terekam kamera CCTV. Rekaman tersebut menjadi petunjuk bagi polisi untuk memburu pelaku hingga akhirnya menangkap empat orang yang diduga terlibat. Pencurian itu terjadi pada 26 September 2026. Setelah laporan diterima, Unit III Jatanras Satreskrim Polres Metro Bekasi berkolaborasi dengan Unit II Satresmob Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dengan memeriksa CCTV, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan.
"Polri mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian terhadap seorang korban warga negara Cina," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra, Minggu (4/10/2026). Dari hasil penyelidikan, polisi menduga para pelaku berada di wilayah Purwakarta. Tim kemudian mengejar mereka hingga Rest Area Km 88B. Pada Kamis (1/10) sekitar pukul 08.00 WIB, polisi menemukan sejumlah orang dengan ciri-ciri sesuai hasil penyelidikan. Empat orang kemudian diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.
Polisi selanjutnya mendapat informasi mengenai kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi pencurian. Petugas bergerak menuju wilayah Kabupaten Bandung Barat dan menemukan sebuah mobil berwarna putih yang ciri-cirinya identik dengan kendaraan dalam rekaman CCTV. Sejumlah barang bukti turut diamankan, antara lain rekaman CCTV, satu unit kendaraan roda empat, sejumlah telepon seluler, satu tas milik korban, serta pakaian yang diduga digunakan saat beraksi.
Polisi mengungkap para pelaku menggunakan modus "geser tas". Mereka menyasar barang milik pengunjung yang diletakkan di atas meja atau kursi ketika perhatian korban teralihkan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para terduga pelaku diduga menggunakan modus yang dikenal sebagai geser tas. "Yakni mengambil tas atau barang milik pengunjung yang diletakkan di atas meja maupun kursi ketika perhatian pemilik barang teralihkan," sambungnya.
Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui apakah kelompok itu terlibat dalam aksi pencurian serupa di daerah lain. "Polisi juga terus melakukan pengembangan untuk mendalami dugaan keterkaitan kelompok tersebut dengan sejumlah aksi serupa di berbagai daerah," kata Jerico.
Sejumlah lokasi yang didalami antara lain Mal Semanggi dan kawasan Setiabudi di Jakarta Selatan, Summarecon Mall Serpong di Tangerang, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, The Grand Outlet Karawang, serta Paskal Shopping Center di Bandung. "Penyidik masih mendalami setiap lokasi tersebut untuk memastikan rangkaian peristiwa, keterkaitan para terduga pelaku, serta peran masing-masing dalam setiap dugaan aksi pencurian," ujarnya. (EER)