JAKARTA, AFU.ID — Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pemulangan berlian milik Raja Banjar yang disita oleh Belanda pada masa penjajahan. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut berlian bersejarah tersebut menjadi salah satu dari 20 benda budaya yang diminta untuk dikembalikan ke Indonesia. Dalam kuliah umum bertema “Indonesia sebagai Megadiversity Kebudayaan” di Hotel Oakwood, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (17/10), Fadli menjelaskan bahwa berlian tersebut disita Belanda pada 1859 dan dibawa ke negara itu pada 1861.
Menurut Fadli, berlian yang semula memiliki berat lebih dari 70 karat itu kemudian dipotong-potong hingga tersisa 38 karat. Ia juga mengungkapkan bahwa berlian tersebut sempat beberapa kali hendak dijual, tetapi transaksi itu tidak berhasil. Fadli mengatakan, pemerintah memasukkan berlian Raja Banjar ke dalam daftar benda budaya yang diminta untuk dipulangkan setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Kebudayaan Belanda.
Ia berharap proses repatriasi berlian tersebut dapat segera rampung sehingga benda bersejarah itu bisa kembali ke Indonesia pada Januari mendatang. Fadli menjelaskan bahwa pemulangan berlian Raja Banjar merupakan bagian dari upaya pemerintah mengembalikan benda-benda budaya Indonesia yang berada di luar negeri. Untuk mendukung proses tersebut, Kementerian Kebudayaan membentuk Tim Repatriasi yang melibatkan para ahli dari berbagai bidang.
Tim tersebut terdiri atas arkeolog, diplomat, epigraf, ahli manuskrip, serta tenaga ahli lainnya yang bertugas mendukung upaya pemulangan warisan budaya Indonesia. Menurut Fadli, langkah repatriasi merupakan bagian dari diplomasi kebudayaan untuk mengembalikan kedaulatan budaya Indonesia sekaligus memperjuangkan keadilan atas benda-benda yang diambil pada masa penjajahan.
Ia menyebut upaya meminta pengembalian benda budaya sebenarnya telah dilakukan sejak awal kemerdekaan, termasuk pada masa Muhammad Yamin. Namun, upaya tersebut kini dilakukan lebih serius setelah Kementerian Kebudayaan berdiri sebagai kementerian tersendiri. Pemerintah pun terus mendorong negara-negara tempat benda budaya Indonesia berada agar mengembalikan koleksi yang diambil pada masa kolonial. Pemulangan berlian Raja Banjar diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengembalikan warisan sejarah Indonesia ke tanah air. (EER)