JAKARTA, AFU.ID — Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 jatuh pada hari ini, Jumat (29/5/2026).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang rilis pada 5 Mei 2026, jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa.
Dengan kata lain, total populasi lansia (usia 60 tahun ke atas) mencapai 11,97% dari total penduduk nasional.
Data tersebut pun bakal membawa Indonesia ke dalam fase ageing population atau meningkatnya jumlah penduduk lansia.
Yang mana, dapat menjadi bonus demografi kedua menyongsong Indonesia Emas 2045 karena lansia bukan beban pembangunan, melainkan aset bangsa.
“Lansia bagian penting dari masyarakat yang harus dijaga dan dilindungi serta mendapat pemberdayaan,” ungkap Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Saifullah Yusuf di Jakarta, Jum'at (29/5/2026).
BPS lantas memproyeksikan jumlah penduduk lansia di Indonesia bakal mencapai 65,82 juta jiwa atau 20,31% pada tahun 2045 mendatang.
Di saat yang sama, usia harapan hidup masyarakat Indonesia kian panjang, dari sekitar 70 tahun pada tahun 2015, menjadi 72 tahun pada tahun 2024 (Susenas, 2024).
Kondisi-kondisi di atas menjadi perhatian penting Pemerintah RI dalam momentum HLUN 2026.
“Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama untuk memuliakan para lansia,” tutur Saifullah Yusuf.
Oleh karenanya, Pemerintah RI melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memeringati HLUN 2026 dengan mengusung tema ‘Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh’.
Kemensos RI menghadirkan sejumlah layanan gratis dalam rangkaian acara peringatan HLUN 2026 yang berpusat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di antaranya operasi katarak gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan fisioterapi, penyaluran Bantuan ATENSI, pemberian alat bantu dan sarana kamar, pemenuhan hak sipil, hingga program kewirausahaan bagi para lansia.
Kemensos RI memprioritaskan kegiatan-kegiatan tersebut di wilayah dengan jumlah lansia miskin tinggi, daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kawasan urban rentan dengan banyak lansia hidup sendiri. (ADR)