Polisi Bongkar Motif Perusakan CCTV Pejompongan: Sengaja Hilangkan Barang Bukti
Ringkasan Berita
Polisi Polda Metro Jaya mengungkap bahwa perusakan CCTV di Pejompongan setelah demo pada 27 Agustus 2026 dilakukan untuk menghilangkan barang bukti dan menghambat penyidikan. Kombes Pol Iman Imanuddin menyatakan bahwa kelompok pelaku yang terlibat dalam kerusuhan tersebut bukan bagian dari massa unjuk rasa damai, tetapi merupakan aktor terorganisasi yang diduga didanai oleh pihak tertentu. Saat ini, penyidik telah menetapkan 47 tersangka dan terus menelusuri jaringan komando serta pihak-pihak yang membiayai aksi perusakan tersebut.

Berita Terkait
Hukum & Kriminal
Beda Temuan Sidak Versi Ombudsman dan Kemenimipas, Barang-Barang dan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Mendadak Hilang

Hukum & Kriminal
Polisi Bongkar Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal di Apartemen Sunter, Mampu Produksi 30 Kilogram per Hari
4 media, Cenderung netral

Nasional
IPW Sebut Dua Brigjen TNI Datangi Polda Metro, Hendak Ambil Saksi dan Barang Bukti Kasus Korupsi


Hukum & Kriminal
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Penyebar Konten Hoax di Medsos, Temukan Barang Bukti Rp220 Juta
6 media, Cenderung netral

Hukum & Kriminal
Tak Terbukti Lakukan Gratifikasi, Jaksa Kembalikan Uang Barang Bukti Rp2,2 Miliar ke 13 Anggota DPRD NTB

Hukum & Kriminal
Beda Temuan Sidak Versi Ombudsman dan Kemenimipas, Barang-Barang dan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Mendadak Hilang

Hukum & Kriminal
Polisi Bongkar Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal di Apartemen Sunter, Mampu Produksi 30 Kilogram per Hari
4 media, Cenderung netral

Nasional
IPW Sebut Dua Brigjen TNI Datangi Polda Metro, Hendak Ambil Saksi dan Barang Bukti Kasus Korupsi

Pilihan Redaksi

Hukum & Kriminal
Usai Pesta Narkoba, Anggota DPRD Banyuwangi hanya Dinonaktifkan dari Kegiatan Dewan tetapi Belum Dicopot

Nusantara
2 Balita Terjebak dalam Rumah Terkunci Saat Kebakaran, Satu Balita Tewas dan Satu Luka Bakar

Hukum & Kriminal
Alibi Anak Muntah namun Ditemukan Lebam di Wajah dan Badan, Bayi 1 Bulan Tewas Dianiaya



Nasional
Ironi Lapangan Kerja Indonesia: 73,8 Persen Driver Ojol Mengaku Masuk Ekonomi Gig Karena Tak Dapat Kerja Formal


Nusantara
Dedi Mulyadi Hentikan Proyek AI Jatiluhur yang Sebelumnya Diresmikannya Sendiri, Ternyata Belum Kantongi AMDAL



Nasional
GRIB Jaya Apresiasi Arah Baru Kapolri Suyudi: Buktikan, Jangan Sia-siakan Kepercayaan Masyarakat











