Polisi sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk Dok V, Jayapura Utara, Papua, dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti berupa puing-puing sisa kebakaran. Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP Alamsyah Ali, menyatakan bahwa tujuh orang saksi telah diperiksa untuk membantu penyelidikan, dan masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kebakaran tersebut berdampak pada lebih dari 500 keluarga, dan Pemerintah Kota Jayapura berencana menetapkan status tanggap darurat untuk menangani situasi tersebut.
Kabakaran melanda kawasan di Mandala, Papua
JAKARTA, AFU.ID — Polisi menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua. Polresta Jayapura Kota bersama Tim Identifikasi Polda Papua dan Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Alamsyah Ali mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mencari penyebab kebakaran. "Hari ini kami bersama Tim Identifikasi Polda Papua dari Direskrimum dan Bid Labfor Polda Papua sudah melakukan olah TKP," ujar Alamsyah. Dari olah TKP tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa puing-puing sisa kebakaran.
Barang bukti itu selanjutnya akan diperiksa untuk membantu proses penyelidikan. Selain mengamankan barang bukti, polisi juga telah memeriksa tujuh orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa maupun penyebab kebakaran. "Kami juga sudah memeriksa tujuh orang saksi yang diduga mengetahui penyebab kebakaran," katanya.
Polisi hingga kini masih mendalami penyebab kebakaran. Pemeriksaan terhadap barang bukti dan keterangan para saksi dilakukan untuk mengetahui sumber api. Alamsyah meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai penyebab kebakaran.
"Kami minta warga untuk mempercayakan penanganan kasus kebakaran ini kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Masyarakat juga jangan mempercayai berita hoaks tentang kebakaran ini," tegasnya. Kebakaran tersebut berdampak terhadap lebih dari 500 keluarga. Pemerintah Kota Jayapura juga akan menetapkan status tanggap darurat untuk menangani dampak kebakaran. (FAD)