JAKARTA, AFU.ID — Seorang siswi kelas 3 SD Negeri 33 Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, berinisial NH (10), meninggal dunia setelah diduga mengalami perundungan fisik di sekolah. Dugaan tersebut disampaikan keluarga berdasarkan perubahan kondisi fisik dan perilaku korban sepulang sekolah. Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian serta dugaan kekerasan yang dialami korban.
Peristiwa bermula pada Senin pagi ketika NH mengikuti kegiatan belajar di dalam ruang kelas. Keluarga menduga korban mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan oleh salah seorang teman sekelasnya. Setelah pulang, NH terlihat murung, ketakutan, dan mengeluhkan sakit pada bagian pinggang.
Kondisi NH kemudian semakin memburuk hingga mengalami kesulitan berdiri dan berjalan. Rasa sakit tersebut juga membuatnya tidak dapat kembali mengikuti kegiatan sekolah. Keluarga akhirnya membawa korban menjalani pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab keluhan tersebut.
Menurut keterangan keluarga, pemeriksaan dokter menunjukkan adanya cedera pada bagian pinggang korban. Namun, belum terdapat keterangan medis resmi yang memastikan penyebab cedera tersebut maupun kaitannya dengan dugaan perundungan. Hal itu masih menjadi bagian dari penyelidikan pihak kepolisian.
Tiga hari setelah dugaan kejadian di sekolah, kondisi NH dilaporkan semakin kritis. Korban meninggal dunia ketika sedang dibawa menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Sebelum meninggal, keluarga mengaku NH sempat menyebutkan nama pihak yang diduga melakukan perundungan terhadap dirinya.
Keluarga juga menduga tindakan perundungan terhadap NH tidak hanya terjadi satu kali. Korban disebut telah beberapa kali mengalami perlakuan tidak menyenangkan sejak duduk di kelas 1 SD. Keluarga kemudian meminta pihak sekolah dan aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut secara menyeluruh.
Pihak SD Negeri 33 Rawang membantah adanya perundungan fisik di lingkungan sekolah yang menyebabkan kematian korban. Dinas Pendidikan Kota Padang akan meminta penjelasan dari pihak sekolah untuk mendalami informasi yang disampaikan keluarga. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui pengawasan sekolah dan rangkaian kejadian yang dialami korban.
Kepolisian masih meminta keterangan dari keluarga, pihak sekolah, dan sejumlah pihak lain yang dianggap mengetahui kejadian tersebut. Polisi belum menyimpulkan bahwa kematian NH berkaitan langsung dengan dugaan perundungan di sekolah. Penetapan penyebab kematian masih menunggu hasil penyelidikan dan bukti medis yang diperoleh penyidik. (RHU)