AFU.id

Kasus ISPA Melonjak di Pekanbaru, 706 Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Pekanbaru, Riau, mengalami lonjakan signifikan dengan 706 warga terdampak akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dinas Kesehatan setempat melaporkan peningkatan rata-rata kasus ISPA dari 100 menjadi 300 per hari, sementara juga tercatat kasus iritasi kulit, asma, konjungtivitis, dan pneumonia. Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan akibat penurunan kualitas udara yang disebabkan oleh kabut asap.

Kasus ISPA Melonjak di Pekanbaru, 706 Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
Ilustrasi. (Antara)

Warga Juga Keluhkan Iritasi hingga Pneumonia

Gangguan kesehatan yang dialami warga tidak hanya berupa ISPA. Dinas Kesehatan Pekanbaru juga mencatat puluhan kasus iritasi kulit, asma, konjungtivitis atau mata merah, serta pneumonia selama periode tanggap darurat karhutla. Tercatat 33 warga mengalami iritasi kulit, 23 orang mengalami asma, 15 orang mengalami konjungtivitis, dan lima warga mengalami pneumonia.

"Dari data tersebut, didapati pula, warga bukan hanya terkena ISPA karena kualitas udara yang memburuk akibat kebakaran lahan. Namun ada juga yang mengalami iritasi kulit," ujar Dedy. Dinas Kesehatan Pekanbaru menyatakan terus memantau perkembangan kesehatan masyarakat selama kabut asap. Fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kota Pekanbaru juga disiagakan untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi tersebut. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi