Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau menghentikan operasional sementara. Penghentian ini akibat belum cairnya anggaran pengadaan bahan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Koordinator BGN Wilayah Natuna, Lutshia Widi Febiana, mengatakan penghentian operasional terjadi karena dana belum masuk ke virtual account. “Penghentian belum diketahui sampai kapan,” kata Lutshia, Jumat (12/6/2026).
Dana tersebut digunakan untuk pembelian bahan pangan yang kemudian diolah menjadi makanan bergizi bagi penerima manfaat program MBG. Kondisi ini membuat sebagian layanan harus dihentikan sementara. Empat SPPG yang terdampak berada di Batubi Jaya, Kelarik, Harapan Jaya, dan Cemaga. Seluruhnya tidak dapat menjalankan layanan sejak dana tidak tersedia.
Sebelumnya, gangguan serupa juga sempat terjadi di SPPG Bunguran Timur Laut. Unit tersebut sempat menghentikan layanan pada 8–9 Juni 2026 sebelum kembali beroperasi setelah dana masuk.
Meski empat SPPG berhenti sementara, layanan MBG di Natuna tetap berjalan melalui tujuh SPPG lainnya. Unit yang masih beroperasi berada di Batu Hitam, Pering, Ranai Darat, Bunguran Timur Laut, Serasan, Midai, dan Subi.
Lutshia menjelaskan Natuna saat ini memiliki 11 SPPG aktif dari total target 28 unit yang direncanakan. Sebanyak 11 SPPG tersebut melayani sekitar 22.098 penerima manfaat. Penerima manfaat program MBG terdiri atas peserta didik dan kelompok sasaran lainnya di wilayah tersebut. Namun dari total itu, empat SPPG kini terpaksa berhenti sementara karena kendala anggaran. (ANT/RAI)