AFU.id

Sebut LPRA Sebagai Upaya Rakyat Meminta Aset Negara, KPA Nilai Nusron Wahid tak Paham Reforma Agraria

Bagikan:

Penulis: Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Pernyataan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, yang menyebutkan bahwa perjuangan rakyat dalam Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) terkesan sebagai permintaan aset negara, mendapat kritik tajam dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA). KPA menilai pandangan Nusron mencerminkan kesalahpahaman tentang persoalan agraria dan menegaskan bahwa LPRA merupakan upaya rakyat untuk menuntut penyelesaian konflik agraria struktural, bukan sekadar meminta tanah dari pemerintah. KPA juga mendesak pemerintah untuk mengevaluasi penetapan status Barang Milik Negara (BMN) yang mungkin melibatkan pengambilalihan hak rakyat yang tidak adil.

Sebut LPRA Sebagai Upaya Rakyat Meminta Aset Negara, KPA Nilai Nusron Wahid tak Paham Reforma Agraria

Berita Terkait

Pilihan Redaksi