AFU.id

Kematian Sutrimo: Misteri Ponsel Hilang dan Pengumuman Ekshumasi yang Tertunda

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Polda Metro Jaya mengumumkan hasil ekshumasi Sutrimo pada 30 September 2026, yang menyimpulkan bahwa ia meninggal akibat penyakit jantung iskemik, meskipun penyebab pasti kematiannya tetap menyisakan misteri, termasuk hilangnya ponsel dan dompet miliknya. Keluarga Sutrimo melaporkan kematian dan meminta penyelidikan lebih lanjut terhadap Febrio Adiono, yang dianggap memiliki informasi penting terkait kejadian sebelum dan sesudah Sutrimo ditemukan meninggal, namun pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini. Sementara itu, penyidik juga telah menelusuri aktivitas Sutrimo melalui rekaman CCTV sebelum ia ditemukan tidak bernyawa di depan Klinik Mordent.

Kematian Sutrimo: Misteri Ponsel Hilang dan Pengumuman Ekshumasi yang Tertunda
Proses ekshumasi jenazah Sutrimo oleh kepolisian (ANTARA)

Misteri Ponsel Sutrimo dan Permintaan Periksa Febrio Adiono

Persoalan lain muncul dari barang pribadi Sutrimo. Keluarga mengaku tidak menerima ponsel dan dompet korban setelah jenazah dipulangkan ke Banyumas. Kuasa hukum keluarga, Aan Rohaeni, mengatakan barang tersebut semula disebut akan dikirim setelah jenazah tiba di kampung halaman. “Setelah kita lihat belakangan, HP enggak pulang-pulang. Dompet enggak pulang dan lain-lain,” ujar Aan.

Polda Metro Jaya memastikan ponsel tersebut tidak berada di tangan penyidik. “Kami luruskan, bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya tidak memegang barang-barang pribadi seperti handphone milik Sutrimo,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, 2 September 2026. Keluarga juga meminta penyidik mendalami Febrio Adiono.

Permintaan itu muncul setelah keluarga menemukan sejumlah informasi dan dokumen terkait kondisi Sutrimo sebelum dibawa ke rumah sakit. Keluarga menilai keterangan Febrio penting untuk mengurai rangkaian peristiwa sebelum dan sesudah Sutrimo ditemukan meninggal. Budi Hermanto mengatakan penyidik akan mendalami hal tersebut. “Ya, salah satunya akan kita dalami,” ujar Budi. Namun, polisi belum memberikan penjelasan terbuka mengenai hasil pemeriksaan atau pendalaman terhadap Febrio.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi