JAKARTA, AFU.ID — Pemadaman listrik besar-besaran atau blackout melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau, sejak Senin (12/10/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Gangguan tersebut berdampak pada aktivitas warga, mulai dari terhentinya pasokan air di sejumlah rumah hingga terganggunya jaringan internet. Hingga Senin sore, PT PLN Batam masih belum menemukan penyebab gangguan dan memastikan waktu pemulihan seluruh jaringan.
Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Bintan Center, Gogor Pasuko Dewo, mengatakan pemeriksaan masih dilakukan oleh petugas di Batam untuk mengetahui sumber masalah. “Penyebab pastinya masih belum diketahui, petugas di Batam saat ini sedang melakukan pemeriksaan dan penelusuran,” ujar Gogor. Dampak pemadaman turut dirasakan di sejumlah kantor yang menggunakan generator set (genset) untuk menjaga operasional. Beberapa tulisan di media sosial, X, juga menampilkan keluhan pekerja, mahasiswa dan pelajar yang tidak dapat menjalankan pekerjaan dan tugas-tugasnya akibat ketiadaan akses internet.
Warga bahkan berbondong-bondong ke mal untuk mengisi daya baterai gawai dan laptopnya. “Yang ada kerjaan atau tugas sampai duduk di lantai mal buka laptop, nyari colokan di tiang-tiang. Kafe penuh,” tulis @TS_Frima di X. Komentar lain juga ikut menyindir Kota Batam, Bintan, dan Tanjung Pinang yang diklaim akan setara Singapura, “Paten kali kota yang mau dibuat untuk menyamai Singapura ini.” Di Bandara Hang Nadim, sejumlah gerai dan area ruang tunggu dilaporkan gelap, tetapi belum ada informasi resmi mengenai dampak gangguan terhadap jadwal penerbangan maupun sistem check-in.
PLN Batam menyatakan tim teknis berfokus memulihkan jaringan secara bertahap dengan mendahulukan fasilitas vital, termasuk bandara, rumah sakit, dan pelabuhan. PLN belum mengumumkan kapan pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak akan kembali normal, sementara penyebab pasti gangguan masih dalam penyelidikan. “Untuk penyebab gangguan kami belum tahu, untuk saat ini kami prioritaskan recovery sistem dulu, dan penormalan listrik seluruh jaringan, nanti akan kami update terus,” kata Manager Komunikasi dan Hubungan Masyarakat PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama. (RAI)