AFU.id

Enam Faktor Tabrakan Maut KA Argo Bromo-KRL di Bekasi: Kegagalan Persinyalan hingga Pengereman Darurat, 16 Tewas

Bagikan:

Penulis: Raihan Immaduddin

Ringkasan Berita

Kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi pada 27 April 2026 menyebabkan 16 orang meninggal dan 107 luka-luka, dengan total 123 korban. Investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengidentifikasi enam faktor penyebab, termasuk masalah pada sistem persinyalan, komunikasi yang tidak efektif dalam keadaan darurat, serta kegagalan dalam penyampaian informasi yang mengakibatkan keputusan yang tidak tepat. Selain itu, tidak adanya prosedur pengereman darurat untuk kereta dengan kecepatan tinggi di jalur lengkung juga diungkap sebagai faktor yang memperparah situasi tersebut.

Enam Faktor Tabrakan Maut KA Argo Bromo-KRL di Bekasi: Kegagalan Persinyalan hingga Pengereman Darurat, 16 Tewas
Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi