AFU.id

108 Pengungsi Tewas Pascagempa Flores NTT, Penyakit Kronis dan Trauma Jadi Faktor, WALHI: Negara Gagal Melindungi Warga di Situasi Darurat

Bagikan:

Penulis: Raihan Immaduddin

108 Pengungsi Tewas Pascagempa Flores NTT, Penyakit Kronis dan Trauma Jadi Faktor, WALHI: Negara Gagal Melindungi Warga di Situasi Darurat
Reruntuhan bangunan akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto istimewa

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mendesak pemerintah mengaudit 108 kematian yang terjadi di lokasi pengungsian dan mengevaluasi penanganan warga selama masa tanggap darurat. Kepala Divisi Penguatan Organisasi WALHI Nasional Umbu Wulang Tanaamah Paranggi menilai kondisi korban tidak seharusnya hanya dilihat dari usia atau penyakit bawaan, karena kelompok rentan tetap memiliki hak atas perlindungan khusus saat bencana.  

"Menyebut kematian para pengungsi hanya karena usia lanjut atau penyakit bawaan adalah cara pandang yang mengabaikan tanggung jawab negara,” ujar Umbu Wulang di laman resmi WALHI.

WALHI menyatakan, akan menyampaikan keberatan administratif kepada pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTT, dan pemerintah daerah terdampak sebagai langkah awal meminta pertanggungjawaban. Manajer Pembelaan Hukum WALHI Nasional, Christine Constanta mengatakan, langkah tersebut diperlukan ketika kewajiban perlindungan warga dalam situasi darurat tidak terpenuhi. "Negara gagal memenuhi kewajiban dasarnya dalam melindungi warga yang berada dalam situasi darurat,” tegas Christine. (RAI)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi