AFU.id

Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Pimpin Bakom, Sikap Syahganda Berubah?

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Syahganda Nainggolan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), mengubah sikapnya setelah bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto, meskipun sebelumnya ia pernah mendesak agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diganti, yang tercermin dalam video lamanya. Dalam pernyataannya, Syahganda menegaskan pentingnya keselarasan dengan kebijakan presiden dan menyatakan bahwa presiden dan wakil presiden merupakan satu kesatuan dalam pemerintahan, meski ia tidak merinci kapan video yang berisi kritik terhadap Gibran itu direkam.

Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Pimpin Bakom, Sikap Syahganda Berubah?
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Syahganda Nainggolan memberikan keterangan pada wartawan di Istana Negara Jakarta, Jumat (2/10/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden

Kini Sebut Presiden dan Wapres Satu Kesatuan

Setelah menjadi bagian dari pemerintahan, Syahganda menyatakan pemerintah harus berjalan dalam satu garis kebijakan. Saat ditanya apakah sikap sejalan dengan Presiden Prabowo juga berlaku terhadap Gibran, Syahganda menegaskan Presiden dan Wakil Presiden merupakan satu kesatuan dalam pemerintahan. “Maksudnya saya ini pemerintah. Sebagai pemerintah, Presiden dan Wakil Presiden satu pikiran ya kan, dan kita menjalankan. Intinya di situ,” katanya.

Syahganda tidak menyebut secara pasti kapan video lama tersebut direkam. Namun, ia memastikan rekaman itu dibuat sebelum dirinya masuk pemerintahan. “Saya enggak tahu, tapi saya itu udah lama setahu saya. Mungkin udah dua minggu, sebulan sebelum saya masuk ke pemerintahan,” ujarnya. Video tersebut kembali beredar setelah Syahganda dilantik sebagai Kepala Bakom oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Oktober 2026. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi