AFU.id

Demo 27 Agustus di DPR, Mas Botok Bantah AMPB Dibekingi “Geng Solo”

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menegaskan bahwa aksi demonstrasi yang akan dilakukan di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 merupakan gerakan murni dari masyarakat Pati dan tidak didukung oleh kelompok tertentu, termasuk yang disebut sebagai "geng Solo". Dalam persiapan aksi, lima bus massa dari Pati telah dijadwalkan berangkat menuju Jakarta, dengan tuntutan utama agar pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi koruptor, serta memastikan bahwa aksi ini semata-mata untuk menyampaikan aspirasi masyarakat tanpa ada agenda politik lainnya.

Demo 27 Agustus di DPR, Mas Botok Bantah AMPB Dibekingi “Geng Solo”
Massa menyiapkan atribut aksi di depan Gedung DPR Jakarta pada Rabu (26/7/2026). ANTARA/Adimas Raditya

Lima Bus Massa Pati Bergerak ke Jakarta

Menjelang aksi di DPR, mobilisasi massa AMPB dari Pati terus dilakukan. Sebanyak lima bus dijadwalkan berangkat dari Pati menuju Jakarta pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Botok menyebut persiapan aksi saat ini telah memasuki tahap akhir setelah koordinasi dilakukan dengan sejumlah warga di berbagai daerah. Massa dari Pati diperkirakan tiba di Jakarta pada malam hari.

"Kalau terkait demo, tinggal eksekusi. Kami sudah konsolidasi dengan kawan-kawan di berbagai daerah," kata Botok. Meski sebagian massa telah lebih dahulu tiba di Jakarta, rombongan yang berangkat dari Pati masih mencari lokasi untuk beristirahat setelah sampai di Ibu Kota. Sebelumnya, sebagian massa AMPB sempat bermalam di kediaman keluarga Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Mereka kemudian harus mencari tempat singgah lain karena keluarga Gus Dur dijadwalkan berangkat ke Jombang untuk menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Selain persoalan tempat tinggal, kebutuhan logistik massa selama berada di Jakarta juga menjadi perhatian. Botok memastikan biaya keberangkatan dan kebutuhan rombongan dikumpulkan melalui swadaya warga Pati serta donasi masyarakat.

Aksi AMPB di depan Gedung DPR RI dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/8/2026). Mereka membawa tuntutan agar pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta mendorong penerapan hukuman mati bagi koruptor. Botok menegaskan aksi tersebut ditujukan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, bukan untuk membuat kerusuhan ataupun menjatuhkan pemerintahan. "Yang kami bawa adalah aspirasi pemberantasan korupsi. Tidak ada agenda lain di luar itu," ujarnya. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi