JAKARTA, AFU.ID — Sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Massa dari berbagai daerah membawa tuntutan berbeda, mulai dari pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset hingga persoalan harga kebutuhan pokok yang terus meroket. Di tengah aksi tersebut, ada pula kelompok yang datang untuk menyuarakan dukungan terhadap program pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) akan menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI dengan tuntutan utama mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Massa dari Pati, Jawa Tengah, juga meminta penuntasan kasus korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten Pati, termasuk Bupati Pati Sudewo. Dalam perkara korupsi tersebut, Sudewo diduga menerima suap dan gratifikasi senilai Rp2,6 miliar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp42 miliar.
AMPB turut menyoroti pemblokiran rekening yang digunakan untuk menampung donasi operasional aksi. Perwakilan Tim Advokasi AMPB Vander Waruwu memastikan massa yang datang ke Jakarta akan menyampaikan aspirasi secara damai.
Aliansi Masyarakat Depok Bersatu
Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) juga akan bergabung dalam aksi di Senayan setelah melakukan konsolidasi di Depok. Mereka membawa tiga tuntutan utama, yakni pengesahan RUU Perampasan Aset, hukuman mati bagi koruptor, dan penurunan harga kebutuhan pokok. Sebelum menyampaikan aksi di Senayan, sekitar 2.000 anggota AMDB dijadwalkan menggelar aksi terlebih dahulu di Kantor DPRD Kota Depok pada Rabu (26/8/2026). Setelah aksi di Kantor DPRD Depok, massa AMDB akan bergerak menuju Jakarta untuk bergabung dengan AMPB.
Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat
Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) dijadwalkan menggelar aksi mulai pukul 14.00 WIB dengan perkiraan massa sekitar 1.000 orang. Kelompok yang terdiri dari 14 organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil itu membawa 10 tuntutan yang mencakup isu politik, ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga pemberantasan korupsi. GERAM juga meminta pimpinan DPR RI menemui massa untuk berdialog secara langsung.
Sejumlah tuntutan GERAM antara lain evaluasi Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG), penurunan harga kebutuhan pokok, kenaikan upah buruh, pendidikan dan kesehatan gratis, perlindungan pekerja rumah tangga, dan demiliterisasi. Mereka juga menuntut penghentian kriminalisasi aktivis dan perampasan aset hasil korupsi untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, dan pemulihan bencana.
Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo
Berbeda dari tiga kelompok sebelumnya, Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) dari Bangkalan, Jawa Timur, akan datang ke Jakarta untuk menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program pemerintah. RMP4 menyiapkan 500 tiket keberangkatan bagi massa yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari tukang becak, buruh, kuli, tukang, sopir hingga sales. Salah satu program yang mereka dukung adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski mendukung MBG, RMP4 meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaannya. RMP4 menilai sejumlah dapur MBG masih perlu diperbaiki agar program berjalan lebih baik. Massa RMP4 tidak membawa tuntutan penghentian MBG, melainkan meminta perbaikan tata kelola program tersebut. (RAI)