Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Hasil Final Panahan Asian Games 2026: Nurisa Sumbang Emas Kelima, Panahan Indonesia Ukir Sejarah
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Nurisa Dian Ashrifah mencetak sejarah dengan meraih medali emas pertama untuk Indonesia dalam cabang panahan di Asian Games 2026, setelah mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor 139-137 di final nomor compound individu putri. Kemenangan ini menambah koleksi emas Indonesia menjadi lima, melampaui target empat emas yang ditetapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Prestasi Nurisa juga menandai pencapaian bersejarah bagi panahan Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah meraih emas di ajang tersebut.
Nurisa Dian Ashrifah mencetak sejarah dengan mempersembahkan emas pertama Indonesia dari cabang panahan di Asian Games 2026 sekaligus menambah koleksi emas Merah Putih menjadi lima. (NOC Indonesia)
JAKARTA, AFU.ID — Nurisa Dian Ashrifah mencetak sejarah dengan mempersembahkan emas pertama Indonesia dari cabang panahan di Asian Games 2026 sekaligus menambah koleksi emas Merah Putih menjadi lima. Nurisa mengalahkan wakil Filipina Amaya Amparo Cojuangco dengan skor 139-137 pada final nomor compound individu putri di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Sq, Aichi, Kamis (1/10/2026) pagi WIB. Kemenangan tersebut juga membuat Indonesia melewati target empat emas yang sebelumnya ditetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Pertandingan berlangsung ketat sejak end atau ronde pertama karena angin kencang menyulitkan kedua pemanah menjaga akurasi bidikan. Nurisa mengawali duel dengan skor 28-28, lalu unggul tipis 27-26 pada end kedua. Pada ronde ketika kedua atlet ini bermain imbang 29-29, Amaya sempat menyamakan kedudukan lewat kemenangan 27-26 pada end keempat. Penentuan terjadi pada end terakhir ketika Nurisa mencatat 29-27 dan mengunci kemenangan dengan total 139 poin berbanding 137 milik pemanah Filipina.
Emas Nurisa menjadi pencapaian bersejarah bagi panahan Indonesia yang tidak pernah meraih medali emas di Asian Games. Prestasi terbaik Indonesia di cabang tersebut sebelumnya berupa medali perak melalui tim recurve putra pada 1982, tim recurve putri pada 1994, dan Diananda Choirunisa pada nomor recurve individu putri Asian Games 2018. Nurisa memutus catatan tersebut setelah mampu menjaga ketenangan pada penentuan dan mengatasi tekanan lawan dalam final.
Lima emas Indonesia kini berasal dari bulu tangkis beregu putra, angkat besi melalui Rahmat Erwin Abdullah, ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, panjat tebing melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi, serta panahan melalui Nurisa Dian Ashrifah. Sebelumnya, emas Desak menjadi emas keempat sekaligus memastikan target kontingen Indonesia terpenuhi, tetapi kemenangan Nurisa membuat koleksi emas Merah Putih bertambah satu lagi.“Kalau melihat kondisi hari ini, kita targetkan 4 emas untuk Asian Games 2026,” kata Erick.