Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Asian Games 2026: Indonesia Kantongi Lima Emas, Mampukah Lampaui Capaian Hangzhou 2022?
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Indonesia berhasil meraih emas kelima di Asian Games 2026 melalui Nurisa Dian Ashrifah di nomor panahan individu putri, mengalahkan wakil Filipina dengan skor 139-137, dan mencatatkan sejarah sebagai peraih emas pertama dalam cabang panahan di Asian Games. Saat ini, Indonesia mengoleksi 32 medali, terdiri dari lima emas, tujuh perak, dan 20 perunggu, dengan peluang untuk menambah emas melalui cabang esports dan panjat tebing speed putra yang dapat mendekatkan Indonesia pada capaian 36 medali dari Asian Games 2022. Perolehan lima emas menunjukkan sebaran prestasi yang lebih merata dari berbagai cabang olahraga, yang memberikan harapan untuk meningkatkan jumlah medali sebelum acara berakhir.
Atlet panahan Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah. (Foto: Instagram/@Hanisfa)
JAKARTA, AFU.ID — Indonesia menambah emas kelima di Asian Games 2026 setelah Nurisa Dian Ashrifah menjuarai nomor compound individu putri panahan di Aichi, Jepang, Kamis (1/10/2026). Nurisa mengalahkan wakil Filipina Amaya Amparo Cojuangco dengan skor 139-137 dan sekaligus mencatat sejarah sebagai peraih emas pertama Indonesia dari cabang panahan di Asian Games. Tambahan tersebut membuat Indonesia kini mengoleksi 32 medali, terdiri atas lima emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Lima emas Indonesia sejauh ini datang dari empat cabang olahraga (cabor). Tim bulu tangkis beregu putra menjadi peraih emas pertama, disusul Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dari ganda putra badminton perorangan, dan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing.
Peluang Indonesia menambah emas masih terbuka melalui cabang esports nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan panjat tebing speed putra. Tim nasional MLBB Indonesia telah mencapai final dan menghadapi Myanmar.Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahrial masih menjadi tumpuan Indonesia untuk perebutan emas speed putra. Jika kedua nomor tersebut berhasil dimenangkan, koleksi emas Indonesia berpotensi bertambah menjadi tujuh.
Tambahan medali dari dua nomor tersebut juga membuka peluang Indonesia mendekati atau melewati capaian Asian Games 2022 di Hangzhou, China. Pada edisi tersebut, Indonesia membawa pulang 36 medali yang terdiri atas tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu, sedangkan perolehan 2026 saat ini baru mencapai 32 medali. Artinya, Indonesia membutuhkan sedikitnya lima medali tambahan untuk melampaui total 36 medali dari Hangzhou, sehingga hasil pertandingan yang masih tersisa menjadi penting bagi posisi akhir kontingen Merah Putih.
Perolehan lima emas sekaligus menunjukkan sebaran prestasi Indonesia tidak lagi bertumpu pada satu cabang olahraga. Selain empat emas yang sebelumnya telah dikumpulkan, Nurisa membuka sejarah baru melalui panahan, sementara MLBB dan speed putra masih berpeluang menambah koleksi sebelum rangkaian Asian Games 2026 berakhir. Dengan dua peluang emas tersebut, Indonesia masih memiliki kesempatan memperbesar jumlah medali sekaligus mengejar catatan yang diraih pada Asian Games 2022. (RAI)