AFU.id

Korban Keracunan MBG Sentuh Angka 2000 Orang dalam Rentang 72 Jam, Pemerintah Dituntut Tetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa, dan Bubarkan BGN

Bagikan:

Penulis: Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Dalam waktu 72 jam terakhir, sekitar 2000 orang, termasuk anak sekolah, santri, dan guru, mengalami keracunan makanan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan kejadian terparah di beberapa lokasi seperti Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan SMAN 1 Lasem. Koalisi MBG Watch mendesak pemerintah untuk menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait keracunan pangan ini, mengingat lebih dari 43.000 korban tercatat sejak program dimulai pada Januari 2025, serta menuntut penghentian program MBG dan pembubaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dianggap gagal dalam menjamin keamanan pangan. Penetapan KLB akan membawa konsekuensi hukum dan finansial yang dapat melindungi masyarakat dari ancaman pangan yang berbahaya.

Korban Keracunan MBG Sentuh Angka 2000 Orang dalam Rentang 72 Jam, Pemerintah Dituntut Tetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa, dan Bubarkan BGN
Penanganan medis pada siswa korban keracunan MBG di Bandung Barat (ANTARA)

Sentimen Berita

100% sumber condong ke netral

Kiri0%
Netral100%
Kumparan
Tirto
Republika
Kanan0%

Berita Terkait

Pilihan Redaksi