JAKARTA, AFU.ID — Sejumlah maskapai di bawah naungan Lion Group telah membatalkan ratusan penerbangan dari dan menuju Jakarta, baik melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) maupun Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP). Pembatalan massal ini dilakukan menyusul pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan terkait dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Pembatalan penerbangan pada Minggu, 6 September 2026 dilakukan berdasarkan pemberitahuan dan perkembangan kondisi wilayah udara dari otoritas penerbangan, sebagai langkah untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan," kata Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).
Erupsi gunung berapi berpotensi menghasilkan abu vulkanik yang mudah terbawa angin dan menyebar hingga ke wilayah udara yang dilalui jalur penerbangan. Sebaran abu tersebut dapat mengurangi jarak pandang sekaligus berisiko memengaruhi kinerja mesin dan berbagai komponen vital pesawat. Pola sebaran abu vulkanik juga bersifat dinamis karena dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin, dan perkembangan aktivitas vulkanik itu sendiri.
Atas dasar itu, penerbangan yang semula telah dijadwalkan tetap dapat dibatalkan apabila kondisi wilayah udara di sepanjang jalur rute dinilai tidak memenuhi standar keselamatan. "Bagi pelanggan yang terdampak, Lion Group telah menyampaikan informasi dan memberikan pilihan perubahan jadwal penerbangan (reschedule) atau pengembalian dana tiket (refund) sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Ia memastikan, pihak Lion Group akan terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara, serta pihak-pihak terkait lainnya, sembari terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi wilayah udara yang berpotensi terdampak ke depannya.
Daftar lengkap penerbangan yang dibatalkan:
Secara keseluruhan, dari Bandara Soekarno-Hatta, Lion Air membatalkan 16 penerbangan keberangkatan menuju sejumlah kota. Di antaranya Ambon, Surabaya, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Makassar, Padang, Bandar Lampung, hingga Pontianak, dengan jadwal tersebar mulai dini hari pukul 00.50 WIB hingga siang hari pukul 14.55 WIB.
Ke arah sebaliknya, sebanyak 18 penerbangan menuju Jakarta juga dibatalkan. Mulai dari Medan, Padang, Ambon, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Makassar, hingga Pekanbaru, dengan rentang waktu mulai pukul 06.00 WIB pagi sampai 19.10 WIB malam.
Pembatalan dalam skala jauh lebih besar terjadi pada Batik Air. Dari Jakarta, maskapai ini membatalkan 62 penerbangan menuju berbagai penjuru Indonesia bahkan hingga mancanegara. Mulai dari kota-kota di Sumatera seperti Padang, Pekanbaru, dan Bandar Lampung; kota-kota di Jawa seperti Yogyakarta, Semarang, dan Solo. Kemudian wilayah Kalimantan seperti Pangkalan Bun, Pontianak, dan Balikpapan.
Tak hanya itu, kawasan timur Indonesia seperti Manado, Ternate, Kendari, Gorontalo, Ambon, Sorong, dan Jayapura, hingga rute internasional ke Singapura, Penang, Bangkok, dan Kuala Lumpur. Jadwal keberangkatan yang dibatalkan tersebar mulai tengah malam pukul 00.25 WIB hingga sore hari pukul 17.20 WIB.
Sementara untuk arah sebaliknya menuju Jakarta, Batik Air membatalkan jumlah penerbangan yang lebih banyak lagi, yakni 66 penerbangan. Mulai dari kota-kota tujuan yang sama seperti disebutkan sebelumnya, dengan waktu kedatangan yang semula dijadwalkan mulai pukul 05.05 WIB hingga 18.55 WIB. Tak hanya penerbangan domestik, rute internasional Batik Air Malaysia turut terdampak.
Sebanyak empat penerbangan dari Kuala Lumpur dan Subang menuju Jakarta dibatalkan, masing-masing pada pukul 05.45, 08.30, 10.45, dan 14.45 waktu setempat. Begitu pula sebaliknya, empat penerbangan dari Jakarta menuju Kuala Lumpur dan Subang turut batal terbang, yakni pada pukul 09.00, 11.45, 13.50, dan 17.50 WIB.
Maskapai Super Air Jet pun tak luput dari dampak pembatalan ini. Dari Jakarta, sebanyak 32 penerbangan dibatalkan menuju berbagai kota seperti Balikpapan, Batam, Kupang, Pangkalpinang, Danau Toba Silangit, Lombok, Padang, Bengkulu, Banyuwangi, Yogyakarta, Palembang, Banjarmasin, Jambi, Kediri, Banda Aceh, Palangka Raya, Pontianak, Semarang, Kendari, Labuan Bajo, hingga Tanjung Pandan, dengan jadwal mulai pukul 05.00 WIB hingga 14.05 WIB.
Sementara untuk penerbangan menuju Jakarta, terdapat 36 jadwal yang dibatalkan dari kota-kota serupa, dengan rentang waktu mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.50 WIB. Dampak pembatalan dirasakan di Bandara Halim Perdanakusuma. Batik Air membatalkan enam penerbangan keberangkatan dari Jakarta menuju Malang, Surabaya, Denpasar, dan Palembang, dengan jadwal tersebar antara pukul 06.55 WIB hingga 13.35 WIB.
Sementara untuk arah sebaliknya, tujuh penerbangan menuju Jakarta turut dibatalkan, berasal dari Surabaya, Malang, Palembang, dan Denpasar, dengan rentang waktu mulai pukul 07.30 WIB hingga 15.40 WIB. Bagi penumpang yang terdampak pembatalan, Lion Group memastikan telah menyampaikan informasi terkait opsi penjadwalan ulang (reschedule). Selain itu, penumpang mendapat pengembalian dana tiket (refund) sesuai ketentuan yang berlaku, guna meminimalkan kerugian yang dialami pelanggan akibat kondisi force majeure ini. (NAD)