Residivis Tiga Kali Kasus Korupsi, Fahd Arafiq Diduga Bertindak Sebagai Penampung Suap ATR/BPN
Ringkasan Berita
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran Fahd Arafiq, seorang politikus residivis yang telah terjerat tiga kali kasus korupsi, sebagai penampung utama suap dalam kasus pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kementerian ATR/BPN. Fahd diduga menerima uang suap yang dihimpun oleh tersangka Arif Sugiyanti dari berbagai pihak swasta, dengan total biaya mencapai Rp1,5 miliar. Selain Fahd dan Arif, KPK juga menetapkan dua orang kepercayaan kementerian serta beberapa pejabat lainnya dalam kasus ini, yang berpotensi menghadapi hukuman berat sesuai dengan UU Pemberantasan Tipikor dan KUHP.

Berita Terkait
Hukum & Kriminal
Profil Fahd El Fouz Arafiq, Politikus Golkar Sekaligus Kakak Kandung Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Tiga Kali Berurusan dengan KPK

Hukum & Kriminal
Jejak Korupsi Politisi Golkar Fahd A Rafiq: Pernah Dua Kali Dipenjara, Kini Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Hukum & Kriminal
Dari Penampung Uang Hingga Buka Blokir HGB Bogor, Ini Alur Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN di Kasus Summarecon

Hukum & Kriminal
Eks Bos MDI Ventures Dituntut 12 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Korupsi Investasi TaniHub Rp290 Miliar

Hukum & Kriminal
Pasangan Pebisnis Murdaya Poo dan Hartati Murdaya, Dari Penjual Koran hingga Bangun Kerajaan Bisnis CCM, Masa Tua Dibidik Kejagung di Kasus Dugaan Korupsi Tambang Batu Bara 12 Tahun Silam
2 media, Cenderung netral

Hukum & Kriminal
Don Ritto Jadi Tersangka Bersama Febrie Adriansyah, Tiga Kasus Korupsi dan TPPU Dilimpahkan ke Kejagung

Hukum & Kriminal
Profil Fahd El Fouz Arafiq, Politikus Golkar Sekaligus Kakak Kandung Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Tiga Kali Berurusan dengan KPK

Hukum & Kriminal
Jejak Korupsi Politisi Golkar Fahd A Rafiq: Pernah Dua Kali Dipenjara, Kini Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Hukum & Kriminal
Dari Penampung Uang Hingga Buka Blokir HGB Bogor, Ini Alur Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN di Kasus Summarecon

Hukum & Kriminal
Eks Bos MDI Ventures Dituntut 12 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Korupsi Investasi TaniHub Rp290 Miliar

Hukum & Kriminal
Pasangan Pebisnis Murdaya Poo dan Hartati Murdaya, Dari Penjual Koran hingga Bangun Kerajaan Bisnis CCM, Masa Tua Dibidik Kejagung di Kasus Dugaan Korupsi Tambang Batu Bara 12 Tahun Silam
2 media, Cenderung netral

Hukum & Kriminal
Don Ritto Jadi Tersangka Bersama Febrie Adriansyah, Tiga Kasus Korupsi dan TPPU Dilimpahkan ke Kejagung

Hukum & Kriminal
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Tiga Kasus Korupsi, PDI-P dan PAN Desak Hukuman Mati



Hukum & Kriminal
Kasus Dugaan Korupsi 42 Miliar Pengelolaan DAK Dikbud NTB Masih di Tahap Penyelidikan

Hukum & Kriminal
Timwas Tiga Kasus Korupsi Dibentuk, Sejauh Mana DPR Bisa Mengawasi Penyidikan Polri?


Pilihan Redaksi

Hukum & Kriminal
Usai Pesta Narkoba, Anggota DPRD Banyuwangi hanya Dinonaktifkan dari Kegiatan Dewan tetapi Belum Dicopot

Nusantara
2 Balita Terjebak dalam Rumah Terkunci Saat Kebakaran, Satu Balita Tewas dan Satu Luka Bakar

Hukum & Kriminal
Alibi Anak Muntah namun Ditemukan Lebam di Wajah dan Badan, Bayi 1 Bulan Tewas Dianiaya



Nasional
Ironi Lapangan Kerja Indonesia: 73,8 Persen Driver Ojol Mengaku Masuk Ekonomi Gig Karena Tak Dapat Kerja Formal


Nusantara
Dedi Mulyadi Hentikan Proyek AI Jatiluhur yang Sebelumnya Diresmikannya Sendiri, Ternyata Belum Kantongi AMDAL



Nasional
GRIB Jaya Apresiasi Arah Baru Kapolri Suyudi: Buktikan, Jangan Sia-siakan Kepercayaan Masyarakat





