AFU.id

Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq Akui Perintahkan Pecat Tukang Sapu karena Beda Pilihan Politik

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, mengakui dalam persidangan dugaan korupsi bahwa ia memerintahkan pemberhentian tenaga kerja outsourcing yang berbeda pilihan politik dalam Pilkada, sebagai tindak lanjut laporan dari karyawan perusahaannya. Fadia mengakui telah meneruskan laporan tersebut kepada kepala dinas terkait dan menyatakan bahwa pemberhentian itu berkaitan dengan intimidasi dan penghinaan yang ia terima selama kampanye. Selain itu, Fadia juga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan jasa outsourcing dan menerima gratifikasi, dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp46 miliar.

Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq Akui Perintahkan Pecat Tukang Sapu karena Beda Pilihan Politik
Fadia Arafiq atas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2023–2026, penyediaan tenaga alih daya (outsourcing), serta penerimaan gratifikasi senilai Rp2,89 miliar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi