JAKARTA, AFU.ID — Film Pengabdi Setan 3: Origin resmi memasuki tahap produksi dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027. Rapi Films dan Come and See Pictures menggarap film tersebut bersama Sky Media serta Legacy Pictures. Barunson E&A, perusahaan hiburan Korea Selatan di balik film Parasite, akan menangani penjualan internasionalnya.
“Sejak Pengabdi Setan pertama, cerita ini memang tidak pernah dirancang untuk selesai dalam satu film. Sekarang waktunya kita mulai mencari tahu dari mana semuanya bermula,” ujar penulis sekaligus sutradara Joko Anwar dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (1/9/2026). Film ketiga itu dirancang sebagai prekuel mandiri yang dapat diikuti tanpa harus bergantung sepenuhnya pada dua film terdahulu.
Cerita akan menelusuri asal-usul sekte, perjanjian dengan iblis, dan kutukan yang menjadi pangkal teror dalam Pengabdi Setan serta Pengabdi Setan 2: Communion. Film tersebut juga akan membuka masa lalu Darminah dan Batara, dua karakter misterius yang memunculkan beragam teori di kalangan penonton. Joko membawa kisahnya ke rentang ruang dan waktu yang lebih luas dibandingkan dua film sebelumnya.
Kisah Pengabdi Setan 3: Origin dilaporkan bermula dari peristiwa histeria massal di Strasbourg pada abad ke-16 yang terinspirasi kejadian pada 1518. Alur kemudian berpindah ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17. Produksinya berlangsung di dua benua dan menggunakan tujuh bahasa, termasuk Indonesia, Jawa, Portugis, Belanda, Turki, Latin, dan Alsasia.
Gope T. Samtani dan Tia Hasibuan bertindak sebagai produser, sedangkan Joko Anwar kembali memegang posisi penulis dan sutradara. Ical Tanjung menangani sinematografi, Dennis Sutanto menggarap desain produksi, dan Monika Paska bertanggung jawab atas desain kostum. Efek tata rias dipercayakan kepada Novie Ariyanti.
Barunson E&A akan menawarkan Satan’s Slaves: Origin, judul internasional film tersebut, kepada calon distributor global. Proyek itu dijadwalkan diperkenalkan dalam pasar film Toronto International Film Festival pada September 2026. Keterlibatan Barunson E&A melanjutkan kerja sama perusahaan tersebut dengan Come and See Pictures untuk membawa film Indonesia ke pasar dunia.
Pengabdi Setan pertama menjadi film Indonesia terlaris pada 2017 dengan lebih dari 4,2 juta penonton. Sekuelnya, Pengabdi Setan 2: Communion, dirilis pada 2022 dan tercatat sebagai film panjang Indonesia pertama yang ditayangkan dalam format IMAX. Film ketiga melanjutkan waralaba tersebut dengan fokus pada awal terbentuknya dunia yang melatarbelakangi dua cerita sebelumnya.
Rumah produksi belum mengumumkan jajaran pemain maupun rincian lengkap alur ceritanya. Informasi mengenai pemeran dan perkembangan produksi akan disampaikan secara bertahap menjelang penayangan. Tanggal pasti perilisan pada 2027 juga belum diumumkan. (RHU)