Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Nelayan Temukan Satu Korban KM Virgo, Total 19 Penumpang Tewas, 116 Masih Hilang
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Satu korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 ditemukan oleh nelayan di perairan Laut Jawa, sehingga total korban yang ditemukan hingga saat ini mencapai 127 orang, dengan 19 di antaranya meninggal dunia dan 116 orang masih dinyatakan hilang. Pencarian yang difokuskan di lokasi bangkai kapal melibatkan tim Basarnas dan peralatan penyelaman, meskipun arus laut yang kuat dan kondisi air keruh menyulitkan upaya evakuasi. Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyatakan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban.
Evakuasi korban KM Virgo Transport 8 oleh tim gabungan. (Dok. Basarnas)
JAKARTA, AFU.ID — Satu korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 ditemukan nelayan di laut pada Selasa (22/9/2026) sore. Penemuan tersebut membuat total korban yang sudah ditemukan hingga Rabu (23/9/2026) mencapai 127 orang, terdiri dari 108 selamat dan 19 meninggal dunia. Dari total 243 orang dalam manifes, masih ada 116 korban yang dinyatakan hilang.
Korban terbaru berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan sekitar pukul 15.56 WIB di perairan dengan koordinat 3°33'6.34"S 111°41'33.69"E. Jenazah dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin guna menjalani proses identifikasi. Basarnas masih perlu memastikan identitas korban sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
Pencarian korban difokuskan ke lokasi bangkai kapal yang berada di perairan Laut Jawa. KN SAR Pacitan bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 06.20 WITA dengan membawa 97 personel, sementara peralatan selam dan satu rubber boat telah dimuat dari TB Jaya Dragon untuk mendukung operasi. "Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam keterangannya.
Upaya penyelaman menjadi salah satu fokus utama karena sejumlah korban diduga masih berada di dalam badan kapal yang terbalik. Tim penyelam gabungan sebelumnya berhasil membuka akses melalui sejumlah jendela kamar, tetapi arus laut yang cukup kuat dan kondisi air keruh menghambat penyisiran bagian dalam kapal. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana berharap kondisi cuaca dan arus membaik agar evakuasi di ruang-ruang penumpang dapat dilakukan lebih maksimal.
Operasi SAR terus dilakukan untuk mencari 116 orang yang hingga kini belum ditemukan. "Setiap informasi dan temuan di lapangan akan kami tindak lanjuti, karena bagi keluarga, setiap korban yang ditemukan adalah harapan untuk mendapatkan kepastian," tutup Syafii. (RAI)