AFU.id

Karhutla Sumsel: 1.926 Hektare Lahan Terbakar, BNPB Kerahkan 9 Helikopter

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan telah menghanguskan sekitar 1.926 hektare lahan hingga 22 Agustus 2026, yang ditangani oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan mengerahkan sembilan helikopter dan lebih dari 11.500 personel gabungan untuk pemadaman dan operasi modifikasi cuaca. Selain di Sumsel, BNPB juga menangani kebakaran di Riau yang mencapai 16.249 hektare, dengan tujuh helikopter dan 17.764 personel terlibat, sementara di Jambi, enam helikopter juga dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla.

Karhutla Sumsel: 1.926 Hektare Lahan Terbakar, BNPB Kerahkan 9 Helikopter
Ilustrasi. Petugas Badan Penanggulangan Bencana berusaha mematikan kobaran api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. ANTARA/HO-Bakom RI

BNPB Juga Tangani Karhutla di Riau

Selain Sumsel, BNPB mencatat area terbakar di Provinsi Riau mencapai sekitar 16.249 hektare. Sebanyak tujuh unit helikopter dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. "Sejauh ini wilayah Provinsi Riau, kita sudah mengerahkan kurang lebih ada 7 unit heli yang terdiri dari heli Bell, maupun Caravan, dan WB," kata Djohan. Sebanyak 17.764 personel gabungan juga dikerahkan di Riau.

BNPB mengidentifikasi Pelalawan, Bengkalis, dan Rokan Hilir sebagai wilayah dengan titik panas yang cukup tinggi. "Di Provinsi Riau ini kita me-mapping ada beberapa daerah yang cukup tinggi titik apinya, khususnya di daerah Pelalawan," ujar Djohan. Sementara di Jambi, BNPB mengerahkan enam unit helikopter untuk mendukung penanganan karhutla.

Armada tersebut terdiri dari satu helikopter Bell, satu Caravan untuk OMC, dan empat helikopter water bombing. BNPB juga melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait dalam penanganan karhutla serta pemantauan dampak asap di wilayah terdampak. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi