Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Ole Romeny Dikenai Sanksi Larangan Bermain Tiga Laga oleh KNVB, Apa Penyebabnya?
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ole Romeny. (Foto: Instagram/@Fortuna Sittard)
JAKARTA, AFU.ID — Ole Romeny harus menepi dalam dua pertandingan Fortuna Sittard setelah Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) menjatuhkan sanksi larangan bermain tiga laga dengan satu pertandingan berstatus percobaan. Hukuman tersebut dijatuhkan setelah penyerang Timnas Indonesia itu menerima kartu merah langsung hanya lima menit setelah bermain melawan AZ Alkmaar pada pekan ketiga Eredivisie 2026/2027.
Kartu merah Romeny terjadi saat Fortuna Sittard menjamu AZ Alkmaar di Stadion Fortuna Sittard, Sabtu (22/8/2026). Romeny yang tampil sebagai starter mencoba merebut bola dari Chaves, tetapi kakinya mengenai pergelangan kaki pemain AZ Alkmaar tersebut sehingga wasit langsung mengusirnya. Fortuna yang bermain dengan 10 pemain sejak awal laga akhirnya kalah 0-2 setelah Jizz Hornkamp mencetak gol pada menit ke-58 dan 90+4.
Fortuna Sittard memilih menerima hukuman KNVB tanpa mengajukan banding. "Fortuna Sittard telah menerima rancangan usulan dari KNVB terkait Ole Romeny: sanksi larangan bermain dalam tiga pertandingan, dengan satu di antaranya bersifat percobaan," tulis klub melalui Instagram resmi mereka. Romeny pun dipastikan absen saat Fortuna bertandang ke FC Groningen dan ADO Den Haag.
Hukuman tersebut datang setelah Romeny tampil menjanjikan pada laga pembuka musim. Ia mencetak satu gol ketika Fortuna menahan juara bertahan PSV Eindhoven 2-2 pada 9 Agustus 2026, sementara Justin Hubner juga tampil sebagai starter dan bermain penuh. Romeny bahkan bermain selama 90 menit dalam laga tersebut sebelum harus menerima kartu merah pada pertandingan berikutnya.
Romeny kini harus menyaksikan dua laga Fortuna dari luar lapangan. Fortuna Sittard berada di peringkat kedelapan dengan empat poin dari tiga pertandingan, sedangkan AZ Alkmaar memimpin klasemen dengan sembilan poin dari tiga laga. (RAI)