JAKARTA, AFU.ID — Identitas wisatawan yang masih hilang dalam kecelakaan kapal KM Feronia di perairan Batu Bolong, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terungkap. Korban bernama Veronica Beatrix Jessica (23), warga Jakarta yang berprofesi sebagai pemandu wisata dan penyelam profesional (divemaster). Veronica hilang setelah KM Feronia terbalik dan tenggelam pada Selasa (13/10/2026) sore. Hingga Rabu (14/10), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian. Keluarga Veronica telah tiba di Labuan Bajo untuk mengikuti proses pencarian.
Adik Veronica, Joshua David Lahunduitan, mengatakan keluarga masih berharap dapat segera bertemu kembali dengan Jessica. “Keluarga masih menyimpan harapan besar agar dapat segera dipertemukan kembali dengannya,” tulis Joshua dalam pernyataan yang diterima BBC News Indonesia, Rabu (14/10). Joshua mengatakan kakaknya sangat mencintai laut dan Labuan Bajo. Kecintaan itu mendorong Veronica mengambil sertifikasi divemaster dan menekuni dunia penyelaman.
Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, Iptu Leonardo Marpaung, mengatakan Veronica diduga terjebak di toilet saat kapal terbalik. “Korban berada di dalam toilet dalam posisi pintu terkunci dari dalam,” kata Leonardo, Rabu (14/10). Menurut dia, kapal mendadak terbalik ke arah kiri sehingga Veronica tidak sempat menyelamatkan diri dan tenggelam bersama badan kapal.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, membenarkan Veronica berprofesi sebagai divemaster. Namanya tercatat dalam manifes kapal sebagai penumpang. KM Feronia membawa 30 orang, terdiri atas 25 penumpang dan lima awak kapal. Sebanyak 24 penumpang dan seluruh awak berhasil dievakuasi, sementara Veronica masih dicari.
Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo menuju kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo. Saat kecelakaan terjadi, kapal sedang dalam perjalanan kembali setelah penumpang menyelesaikan aktivitas menyelam di perairan Manta. Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyebut arus kuat dan pusaran air diduga menjadi penyebab kapal terbalik. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Pertolongan awal diberikan oleh dua kapal cepat yang melintas di lokasi, yakni Red Whale dan Mac Cruise, sebelum tim SAR gabungan melakukan evakuasi dan pencarian. Hingga Rabu, tim SAR masih berupaya menemukan Veronica. (EER)