JAKARTA, AFU.ID — Kabar duka menyelimuti keluarga besar mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) legendaris, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Putri sulung almarhum, Reni Soerjanti (Reniyanti) Hoegeng, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (08/09/2026) dini hari sekitar pukul 00.44 WIB. Almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Eka Hospital Depok pada usia 78 tahun.
Meskipun pihak keluarga tidak memerinci penyebab pasti wafatnya almarhumah, kondisi kesehatan Reniyanti dikabarkan terus menurun dalam beberapa waktu terakhir. Almarhumah sempat menjalani perawatan intensif terkait penyakit jantung pada dua pekan lalu sebelum akhirnya diizinkan kembali ke rumah. Namun, kondisi fisiknya kembali memburuk hingga harus dirujuk kembali ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah putri sulung Hoegeng tersebut kemudian disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di perumahan Pesona Khayangan, Kota Depok, Jawa Barat. Berdasarkan penuturan pihak keluarga, proses pengantar dan pelepasan jenazah menuju peristirahatan terakhir diberangkatkan setelah waktu salat Dzuhur. Almarhumah dijadwalkan dimakamkan di kompleks Pemakaman Giri Tama, Tonjong, Kabupaten Bogor.
Reniyanti Hoegeng merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Jenderal Hoegeng dan Meri Hoegeng, bersama dua saudaranya yakni Aditya Soetanto Hoegeng dan Sri Pamujining Rahayu. Dalam perjalanan hidupnya, Reniyanti juga dikenal memiliki rekam jejak hubungan erat dengan figur publik nasional. Almarhumah merupakan sahabat dekat Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri sejak keduanya menempuh pendidikan di Perguruan Cikini, Jakarta.
Selain itu, almarhumah juga pernah membangun rumah tangga dengan aktor senior legendaris keturunan Manado-Belanda, almarhum Rudy Wowor, pada kurun waktu 1975 hingga 2003. Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua orang anak, yakni Siti Madinah Wowor dan Michael Ben Syura Sondia Wowor. Keduanya mendampingi almarhumah hingga akhir hayatnya di rumah duka.
Kepergian Reniyanti memicu simpati dan duka mendalam dari berbagai kalangan, termasuk jajaran kepolisian dan masyarakat yang menaruh hormat pada warisan keteladanan Jenderal Hoegeng. Sejumlah tokoh nasional dan pelayat tampak mendatangi rumah duka di Depok guna memberikan penghormatan terakhir. Keluarga besar mengharapkan doa terbaik bagi almarhumah agar diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (RHU)