JAKARTA, AFU.ID — Dunia penerbangan dan militer Tanah Air mendadak dihebohkan oleh laporan aktivitas penerbangan kargo strategis yang tidak biasa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang. Berdasarkan pantauan data navigasi penerbangan Flightradar24 pada Selasa (22/9/2026), pesawat kargo militer angkut berat Ilyushin Il-76 terpantau melakukan penerbangan bolak-balik dalam beberapa gelombang dengan rute penerbangan langsung yang membelah kawasan Asia Selatan hingga Asia Tenggara, menghubungkan New Delhi (DEL), India, menuju Jakarta (CGK), Indonesia.
Menderunya mesin pesawat angkut taktis bermuatan raksasa tersebut langsung memancing kehebohan di media sosial X. Akun @Andy_Febriandy menjadi salah satu pengunggah awal yang menarik perhatian publik dengan menuliskan, "Kedatangan Pesawat Ilyushin IL76 ✈️ Dilaporkan ada beberapa gelombang kedatangan [bolak balik] dari DELHI -> CGK ... Membawa apa kira- kira?" unggahnya.

Unggahan tersebut memantik deretan respons dari para warganet yang langsung mengaitkan kargo udara "misterius" tersebut dengan sistem persenjataan canggih. Spekulasi warganet kian menguat ke arah dugaan pengiriman sistem rudal jelajah supersonik BrahMos buatan kerja sama India dan Rusia.
Akun @AkiraRian11 mengomentari pendek dengan frasa, "Brahmos,", yang langsung ditanggapi gembira oleh akun @Andy_Febriandy lewat cuitan, "Aamiin". Sementara itu, pengguna X lainnya, akun @Gabrielzoynx, secara gamblang menghubungkan momen pendaratan armada Ilyushin tersebut dengan agenda tokoh industri pertahanan nasional, Norman Joesoef.
Akun @Gabrielzoynx mencuitkan, "Secepat itu kamu datang BRHMOS hebat lord NJ", dilanjutkan dengan cuitan kekagumannya, "Baru 2 hari di post langsung nyampe itu barang". Dugaan para netizen tersebut bukannya tanpa alasan. Tepat dua hari sebelum penerbangan raksasa Ilyushin Il-76 terpantau di radar, akun Instagram resmi wakil pengusaha industri pertahanan nasional Norman Joesoef (@normanjoesoef) mengunggah dokumentasi kunjungannya ke India.
Dalam foto unggahannya, Norman tampak berdiskusi serius dalam sebuah forum resmi di New Delhi dengan dikelilingi pejabat industri pertahanan setempat. Pada caption unggahan tersebut, Norman menuliskan narasi lugas: "Menghentikan diri di New Delhi, India, untuk sebuah pertemuan kolaboratif. Terima kasih, BrahMos dan Bharat Dynamics. Mari kita teruskan perjalanan supersonik ini! Namaste!".

Tak hanya itu, unggahan gambar tersebut disandingkan dengan klip kapal perang yang meluncur di lautan. Kehadiran pesawat Ilyushin Il-76 yang memiliki kapasitas angkut tonase sangat besar merupakan bagian dari strategic airlift yang umumnya dikerahkan untuk memindahkan material bernilai strategis tinggi antarnegara.
Selain spekulasi mengenai alutsista seperti rudal BrahMos, armada udara taktis semacam ini secara historis kerap digunakan untuk pengangkutan komponen suku cadang helikopter militer, dukungan logistik diplomasi pertahanan, maupun bantuan pasokan darurat. Kendati demikian, pendaratan armada kargo raksasa yang bertepatan hanya dua hari usai petinggi pertahanan melakukan pertemuan supersonik di New Delhi telah sukses menjadikan isu kedatangan rudal BrahMos sebagai perbincangan paling hangat di ruang publik. (MAR)