Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Demo di Jakarta Hari Ini: 20 Ribu Buruh Gelar Aksi di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Sebanyak 20.000 buruh dari berbagai daerah akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Selasa, 29 September 2026, sebagai lanjutan pengawalan pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Dalam aksi tersebut, buruh membawa 11 tuntutan terkait isu ketenagakerjaan dan berharap bisa berdialog dengan pimpinan DPR mengenai perkembangan RUU tersebut. Polda Metro Jaya mengantisipasi dampak aksi terhadap lalu lintas di sekitar lokasi dan mengimbau pengendara untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
Ilustrasi - Puluhan ribu buruh menggelar aksi di kawasan DPR RI, Selasa (29/9/2026). (Antara)
JAKARTA, AFU.ID— Sebanyak 20.000 buruh dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan perwakilan Jawa Tengah dijadwalkan menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Aksi yang digelar Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) tersebut merupakan lanjutan pengawalan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan. Aksi ini diperkirakan memengaruhi lalu lintas di sejumlah jalan sekitar DPR.
Sejumlah ruas yang perlu diantisipasi pengguna jalan meliputi Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Palmerah Timur, Jalan Gelora, Jalan Asia Afrika, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Pejompongan Raya, hingga kawasan Semanggi. Polda Metro Jaya menyebut, pengaturan arus kendaraan akan diterapkan secara situasional berdasarkan kepadatan massa dan kondisi di lapangan. “Masyarakat diimbau mengantisipasi kemungkinan terjadinya kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan tersebut,” tulis TMC Polda Metro Jaya melalui akun Instagram @tmcpoldametro, Senin (28/9/2026).
Dalam aksi tersebut, buruh membawa 11 tuntutan yang berkaitan dengan pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, termasuk isu pengupahan, outsourcing, jaminan sosial, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), pekerja platform atau digital, pesangon, cuti haid, dan pemagangan. Selain menyampaikan aspirasi, massa juga berharap dapat berdialog dengan pimpinan DPR untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai pembahasan aturan tersebut. “Informasinya, kami akan diterima oleh pimpinan DPR. Siapa yang akan menerima, kami enggak tahu,” kata Ketua Umum Gerakan Buruh Seluruh Indonesia (GSBI) Rudi HB Daman. Dalam audiensi itu, buruh juga akan menanyakan tindak lanjut surat yang sebelumnya disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kantor Staf Presiden (KSP).
Polisi mengimbau, pengendara yang tidak memiliki kepentingan di sekitar Gedung DPR/MPR RI disarankan memilih jalur alternatif dan mengatur waktu keberangkatan untuk menghindari perlambatan. Rekayasa lalu lintas dapat berubah sewaktu-waktu sehingga pengguna jalan perlu mengikuti petunjuk petugas di lokasi. (RAI)
Rute Alternatif di Sekitar Lokasi Aksi
1. Dari Jakarta Barat menuju kawasan Monas
Jalan Tomang Raya–Jalan Suryopranoto–TL Harmoni–Monas.
2. Dari Jakarta Selatan menuju kawasan Monas
Jalan Tendean–Jalan HR Rasuna Said–Jalan HOS Cokroaminoto–Tugu Tani–Monas.
3. Dari Jakarta Timur menuju kawasan Monas
Jalan Jatinegara–Jalan Kramat Raya–Tugu Tani–Monas.
4. Dari Simpang Semanggi menuju Slipi/Tomang
Jalan Sudirman–Jalan Bendungan Hilir–Jalan Pejompongan–Jalan Letjen S. Parman.
5. Dari Jalan Gatot Subroto menuju Slipi/Tomang
Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Patal Senayan–Jalan Tentara Pelajar–Jalan Letjen S. Parman.