AFU.id

Bahlil Kembali Banggakan Produksi Etanol RI, Tapi Mengapa BBM Masih Mahal?

Bagikan:

Penulis: Erik Erfinanto

Ringkasan Berita

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menekankan pentingnya pengembangan bioetanol sebagai upaya untuk mencapai kemandirian energi Indonesia, dengan target penerapan mandatori E10 pada 2027 dan peningkatan bertahap hingga E50. Namun, tantangan utama tetap pada ketersediaan etanol domestik yang masih jauh dari kebutuhan, serta tingginya biaya produksi yang dapat memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) di pasaran. Meskipun pemerintah mendorong pengurangan ketergantungan pada impor energi, harga BBM masih tinggi, dan perlu adanya skema insentif serta efisiensi produksi agar bioetanol dapat bersaing dengan bensin fosil.

Bahlil Kembali Banggakan Produksi Etanol RI, Tapi Mengapa BBM Masih Mahal?
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dalam acara Rakernas Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HPPI) yang digelar di Jakarta, Senin (12/10/2026). ANTARA

Berita Terkait

Pilihan Redaksi