AFU.id

Pemindahan Meriam Raksasa Warisan Aceh 'Peperstuk' di Belanda dan Memori Diplomasi Lada Kesultanan

Bagikan:

Penulis: Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Operasi teknis pemindahan meriam raksasa Peperstuk, yang merupakan warisan sejarah Kesultanan Aceh, berlangsung di Museum Bronbeek, Belanda, pada 27 Juni 2026, melibatkan tujuh insinyur militer untuk mendukung proses renovasi museum. Meriam berkaliber 19 sentimeter dan seberat 6.300 kilogram ini, yang merupakan hadiah diplomasi dari Kekaisaran Utsmaniyah kepada Sultan Aceh pada tahun 1631, memiliki makna penting dalam sejarah perdagangan lada dan hubungan internasional. Setelah renovasi selesai, meriam ini akan dikembalikan ke lokasi pameran utamanya, mengingat pentingnya sebagai simbol sejarah dan diplomasi.

Pemindahan Meriam Raksasa Warisan Aceh 'Peperstuk' di Belanda dan Memori Diplomasi Lada Kesultanan
Meriam Peperstuk, warisan Kesultanan Aceh, dipindahkan untuk dipamerkan di Belanda (Dok. Kedutaan Belanda)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi