JAKARTA, AFU.ID – Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli mengundurkan diri bersama Organisasi Rakyat Indonesia atau ORI yang diklaim beranggotakan sekitar 1,3 juta orang. Pengunduran diri itu terjadi kurang dari tiga pekan setelah Presiden Partai Buruh Said Iqbal dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Ferri menyebut keputusan meninggalkan Partai Buruh diambil setelah evaluasi panjang terhadap perbedaan pandangan, sikap, dan arah perjuangan yang dinilai semakin mendasar.
“Keputusan ini bukan hal yang mudah. Namun setelah berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar,” kata Ferri dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, (26/6/2026).
ORI merupakan sayap politik Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau KSPSI pimpinan Andi Gani Nena Wea. Organisasi tersebut disebut menjadi satu dari 11 kelompok inisiator pembentukan Partai Buruh dalam Kongres I pada Oktober 2021.
Ferri mengatakan seluruh pengurus ORI dan KSPSI Andi Gani yang masih menduduki jabatan struktural di Partai Buruh, mulai tingkat pusat hingga kecamatan, diminta segera mengajukan surat pengunduran diri. Instruksi itu berlaku bagi struktur ORI di sejumlah provinsi, mulai Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
“Hari ini kami instruksikan seluruh jajaran ORI dan KSPSI Andi Gani yang menjadi pengurus Partai Buruh untuk segera membuat surat pengunduran diri sebagai syarat administrasi,” ujarnya.
Menurut Ferri, persoalan internal telah lama dicoba diselesaikan melalui komunikasi kekeluargaan. Namun, upaya tersebut disebut tidak menghasilkan titik temu sehingga ORI memilih keluar dari partai yang turut didirikannya.
Ia mengibaratkan hubungan ORI dan Partai Buruh seperti rumah tangga yang menghadapi persoalan berkepanjangan. Ferri mengklaim keluarnya ORI bersama KSPSI Andi Gani dapat memengaruhi kekuatan organisasi Partai Buruh secara signifikan.
“Kalau ditanya berapa persen pengaruhnya, ya otomatis separuhnya,” kata Ferri.
Said Iqbal, yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI, dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 8 Juni 2026 sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Ferri mengatakan Said telah mengetahui rencana pengunduran dirinya sejak Kamis malam. Partai Buruh belum menyampaikan taggapan resmi mengenai pengunduran diri Ferri dan klaim keluarnya sekitar 1,3 juta anggota ORI tersebut. (RHU)