JAKARTA - AFU.ID, Usai buron sejak 4 Mei 2026 dalam kasus pencabulan terhadap 50 orang santriwati di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati akhir dibekuk Polresta Pati di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah.
Aksi penangkapan pimpinan pesantren yang mengaku keturunan nabi itu dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widyama.
Dalam foto yang beredar terihat Ashari bersama dua orang personil preman di luar ruangan yang diperkirakan merupakan salah satu lokasi di Wonogiri.
Dia mengenakan jaket kulit warna hitam dan baju batik, dengan kondisi tangan diikat ke belakang.
“Alhamdulillah, setelah pelarian dari malam jumat hingga hari ini ke berbagai wilayah di Jawa Barat, yang bersangkutan diamankan di wilayah Wonogiri,” kata Kompol Dika.
Ashari kabur usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan santriwati di Ponpes Ndolo Kusumo Pati.
Ia mangkir dan tidak kooperatif saat dipanggil dalam agenda pemeriksaan tim penyidik Satrekrim Polresta Pati.
Sebelumnya, Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro, mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap tersangka.
“Kami sudah memanggil tersangka dalam panggilan pertama di tanggal 4 mei, namun tersangka tidak hadir tanpa keterangan yang jelas,” kata Iswantoro, Rabu (6/5).
Saat ini, tersangka sudah diamankan dan dibawa ke Polresta Pati untuk pemeriksaan lebih lanjut. (EER)