JAKARTA, AFU.ID — Sebanyak 103 organisasi kemasyarakatan kini tergabung dalam Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), forum yang Dewan Pembinanya diketuai Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto. Jumlah tersebut tercapai setelah 20 ormas baru dikukuhkan sebagai anggota FORMAS di Jakarta. Forum itu menyatakan akan memperkuat peran masyarakat sipil dalam mendukung sekaligus mengawal program pemerintah.
Hashim mengukuhkan 20 anggota baru tersebut di Aula Universitas Podomoro, Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam, bertepatan dengan peringatan dua tahun berdirinya FORMAS. Salah satu organisasi yang bergabung adalah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Penambahan itu membuat jaringan FORMAS kini mencakup 103 organisasi masyarakat.
Ketua Dewan Pakar FORMAS Serian Wijatno menyebut konsolidasi tersebut ditujukan untuk memperkuat keterlibatan ormas dalam pembangunan nasional. Organisasi yang tergabung di dalamnya tidak hanya diarahkan menjadi penonton, tetapi ikut memberikan pemikiran dan mengawasi pelaksanaan program pemerintah. FORMAS juga menyatakan ingin mengambil bagian dalam menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan nasional.
“Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah,” kata Serian. Ia mengatakan konsolidasi tersebut sekaligus menjadi upaya menjawab berbagai tantangan yang tengah dihadapi Indonesia. FORMAS menempatkan keterlibatan organisasi masyarakat sebagai salah satu unsur dalam mendukung jalannya pembangunan.
Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati bahkan secara terbuka menyatakan bertambahnya anggota memperkuat barisan masyarakat sipil yang mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, FORMAS akan membantu mengawal program-program yang dijalankan pemerintah agar memberikan manfaat kepada masyarakat. Forum tersebut juga mengklaim akan ikut memastikan kebijakan strategis berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan.
Posisi Hashim dalam konsolidasi tersebut menjadi sorotan karena ia merupakan adik kandung Presiden Prabowo Subianto. Selain dikenal sebagai pengusaha dan politikus, Hashim selama ini berada di lingkaran dekat Prabowo dan terlibat dalam sejumlah agenda pemerintahan. Kedekatan tersebut membuat peran FORMAS dalam menghimpun lebih dari seratus organisasi masyarakat memiliki dimensi politik yang lebih luas dibanding sekadar penambahan anggota sebuah forum.
Hashim dalam acara itu mengaitkan keberadaan FORMAS dengan cita-cita meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu kebijakan pemerintahan Prabowo yang menurutnya lahir dari perhatian terhadap kondisi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Hashim berharap jaringan organisasi yang tergabung dalam FORMAS dapat mengambil bagian dalam mendukung tujuan tersebut.
Meski menggunakan istilah mengawal program pemerintah, FORMAS merupakan forum yang menghimpun organisasi masyarakat, bukan lembaga pemerintahan. Dari keterangan yang disampaikan dalam pengukuhan, perannya diarahkan pada pemberian pemikiran konstruktif, dukungan terhadap program pembangunan, menjaga persatuan, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah. Belum dirinci dalam keterangan tersebut bagaimana mekanisme pengawasan 103 ormas itu terhadap kebijakan pemerintah akan dijalankan secara terstruktur.
Menteri Agama Nasaruddin Umar yang hadir dalam acara tersebut mengatakan pencapaian Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, perkembangan teknologi dan bonus demografi. Menurut dia, pembangunan juga membutuhkan fondasi spiritual dan persatuan untuk menghadapi tantangan global. Kehadiran Nasaruddin menjadi bagian dari acara pengukuhan anggota baru FORMAS tersebut.
Bertambahnya anggota menjadi 103 organisasi membuat FORMAS memiliki jaringan ormas yang semakin besar ketika menyatakan diri akan mendukung dan mengawal program pemerintahan Prabowo. Namun, peran yang akan dimainkan jaringan tersebut pada praktiknya akan bergantung pada bentuk keterlibatan, mekanisme pengawasan serta hubungan yang dibangun dengan pemerintah. Untuk saat ini, FORMAS menyatakan posisinya sebagai bagian dari masyarakat sipil yang aktif mendukung sekaligus mengawal pelaksanaan program pemerintah. (RHU)