Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Perolehan Medali Indonesia di Asian Games 2026: Garuda Peringkat 14 dengan 2 Emas dan 17 Perunggu, Rahmat Erwin Raih Emas Cabor Angkat Besi
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Rahmat Erwin Abdullah mempersembahkan medali emas kedua Indonesia pada nomor 75 kg putra cabang olahraga angkat besi. (Dok.NOC/NMA)
JAKARTA, AFU.ID— Kontingen Indonesia menambah satu medali emas melalui Rahmat Erwin Abdullah pada cabang olahraga angkat besi nomor 75 kg putra Asian Games 2026, Sabtu (26/9/2026). Rahmat tampil dominan dengan total angkatan 366 kg setelah mencatatkan 160 kg pada snatch dan 206 kg pada clean & jerk. Hasil tersebut sekaligus membuat Indonesia kini mengoleksi 2 emas, 4 perak, dan 17 perunggu atau total 23 medali dan menempati peringkat ke-14 klasemen sementara.
Rahmat mengawali persaingan snatch dengan mulus melalui tiga percobaan pada 155 kg, 158 kg, dan 160 kg. Ia bersaing ketat dengan Chong Song Ri dari Korea Utara yang mencatatkan 162 kg serta lifter Thailand Weeraphon Wichuma yang membukukan 160 kg. Pada sesi clean & jerk, Rahmat mengangkat 201 kg dan 206 kg untuk mengamankan total 366 kg sekaligus memastikan posisi teratas.
Perolehan emas Rahmat menambah koleksi setelah sebelumnya Indonesia meraih emas dari cabang bulu tangkis nomor beregu putra. Mohammad Zaki Ubaidillah dan kawan-kawan mengalahkan China 3-2 di final setelah sempat tertinggal 0-2, sehingga menjadi emas pertama Merah Putih di Asian Games 2026. Kini Indonesia memiliki dua emas yang berasal dari bulu tangkis dan angkat besi.
Tambahan emas tersebut membuat posisi Indonesia berada di peringkat ke-14, hanya terpaut satu posisi dan satu medali emas dari China Taipei yang berada di urutan ke-13. Di antara negara-negara ASEAN yang terlihat dalam klasemen, Thailand menjadi kontingen dengan posisi tertinggi di peringkat keenam melalui 8 emas, 7 perak, dan 9 perunggu. Disusul Malaysia di posisi ke-12 dengan 4 emas, 1 perak, dan 7 perunggu. Indonesia di posisi ke-14, dan Filipina di peringkat ke-15 dengan 2 emas, 2 perak, dan 6 perunggu.
Persaingan di papan atas masih dikuasai China yang mengoleksi 107 emas, 41 perak, dan 28 perunggu atau total 176 medali. Jepang berada di posisi kedua dengan 31 emas, 49 perak, dan 49 perunggu, sedangkan Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 16 emas, 21 perak, dan 36 perunggu. (RAI)