Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Hasil Belanda vs Serbia 2-1: Taktik Xavi Masih Kurang Menyakinkan, Koopmeiners dan Zirkzee Bawa Belanda ke Puncak
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Belanda berhasil mengalahkan Serbia dengan skor 2-1 dalam pertandingan UEFA Nations League 2026-2027 di Stadion Philips, di mana Teun Koopmeiners dan Joshua Zirkzee mencetak gol untuk tuan rumah setelah Mihajlo Cvetkovic menyamakan kedudukan untuk Serbia. Dengan penguasaan bola 68% dan 18 tembakan, Belanda kini memimpin Grup B dengan delapan poin, sementara Serbia terpuruk di posisi juru kunci tanpa poin dari empat pertandingan.
Skuad Timnas Belanda. (Dok. UEFA)
JAKARTA, AFU.ID — Belanda meraih kemenangan 2-1 atas Serbia pada laga UEFA Nations League 2026-2027 di Stadion Philips, Senin (5/10/2026) dini hari WIB. Teun Koopmeiners membuka keunggulan tuan rumah sebelum Mihajlo Cvetkovic menyamakan skor untuk Serbia. Joshua Zirkzee akhirnya menjadi penentu kemenangan Belanda pada babak kedua.
Belanda memecah kebuntuan pada menit ke-31 melalui situasi bola mati yang dieksekusi Koopmeiners. Serbia langsung membalas empat menit berselang setelah umpan Aleksa Terzic diselesaikan Cvetkovic untuk mengubah skor menjadi 1-1. Memasuki babak kedua, Belanda kembali unggul lewat Zirkzee yang menyambar bola dari rangkaian serangan di sisi kanan.
Serbia berusaha mengejar ketertinggalan hingga penghujung laga dan hampir menyamakan kedudukan melalui tembakan keras Nemanja Gudelj pada menit ke-90+3. Bart Verbruggen harus melakukan penyelamatan untuk menepis bola yang bergerak sulit diprediksi dan menghasilkan sepak pojok bagi Serbia. Statistik menunjukkan Belanda tampil lebih dominan dengan 68 persen penguasaan bola berbanding 32 persen milik Serbia. Oranje juga mencatat 18 tembakan dengan lima tepat sasaran, sedangkan Serbia melepaskan 12 tembakan.
Belanda kini mengoleksi delapan poin di Grup B dan berada di posisi teratas, sama dengan Yunani, tetapi unggul dalam produktivitas gol. Sementara Serbia berada di juru kunci dengan nol poin selama empat pertandingan. (RAI)