Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, mengakui keunggulan Vietnam menjelang pertandingan final Piala AFF 2026 leg pertama, yang akan berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok. Meskipun Vietnam dianggap lebih unggul karena persiapan matang dan latihan di Korea Selatan, Hudson tetap optimis Thailand bisa memberikan perlawanan dan memanfaatkan status tuan rumah. Pertandingan ini menjadi penting bagi kedua tim, mengingat sejarah pertemuan mereka di Piala AFF, di mana Vietnam memiliki catatan lebih baik dalam tiga final sebelumnya.
Pelatih timnas Thailand Anthony Hudson menjawab pertanyaan pewarta setelah undian grup Piala ASEAN Hyundai 2026 di Studio MNC, Jakarta, Kamis (15/1/2026). ANTARA/RAUF ADIPATI
JAKARTA, AFU.ID – Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson menyebut Vietnam lebih unggul menjelang pertandingan final Piala AFF 2026 leg pertama. Meski mengakui kekuatan lawan, Hudson tetap percaya Thailand mampu memberikan perlawanan dan meraih hasil positif di hadapan pendukung sendiri. Final Piala AFF 2026 antara Thailand vs Vietnam akan digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (22/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Thailand akan menjadi tuan rumah pada leg pertama sebelum kedua tim kembali bertemu di Vietnam pada leg kedua. Hudson menilai Vietnam memiliki persiapan yang lebih matang dibandingkan Thailand. Menurutnya, Vietnam tampil dengan kekuatan penuh setelah menjalani pemusatan latihan selama beberapa bulan di Korea Selatan serta melakoni tiga pertandingan persahabatan.
“Vietnam menurunkan kekuatan penuh di turnamen ini,” kata Hudson, dilansir dari Vietnam Plus, Sabtu (22/8/2026). “Mereka telah menjalani pemusatan latihan selama beberapa bulan di Korea Selatan dan melakoni tiga pertandingan persahabatan, jadi menurut saya, di atas kertas saat ini, Vietnam adalah tim yang lebih diunggulkan,” lanjutnya.
Meski mengakui Vietnam lebih unggul di atas kertas, Hudson tidak menganggap Thailand datang ke final tanpa peluang. Ia menilai skuadnya telah menunjukkan perkembangan sepanjang turnamen setelah sebelumnya banyak mendapat keraguan. Thailand bahkan sempat diremehkan pada awal Piala AFF 2026. Keraguan tersebut terutama muncul karena pilihan skuad yang dibawa Hudson dan prediksi bahwa Thailand kesulitan melewati fase grup.
“Di awal turnamen, semua orang meremehkan kami. Semua yang saya baca berbunyi: ‘Grup ini tidak bagus’, ‘Mengapa dia memilih skuad ini?’, ‘Tim ini tidak akan lolos dari fase grup’,” ujar Hudson. Namun, Thailand mampu menjawab keraguan tersebut dengan melaju hingga partai final. Perjalanan itu membuat Hudson menilai para pemainnya telah menunjukkan mentalitas untuk menghadapi tekanan.
“Bagi saya, tim ini telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk mencapai tahap ini, tetapi saat sudah berada di final, apa pun bisa terjadi. Para pemain telah membuktikan kepada saya di turnamen ini bahwa mereka mampu mengatasi berbagai situasi sulit,” katanya. Hudson juga percaya Thailand memiliki kualitas untuk memberikan kejutan kepada Vietnam. “Kami juga memiliki kualitas dalam tim yang membuat kami yakin mereka bisa turun ke lapangan dan meraih kemenangan bagi Thailand,” ujarnya.
Pertandingan leg pertama menjadi kesempatan bagi Thailand untuk mendapatkan keuntungan sebelum bertandang ke Vietnam. Hudson berharap para pemainnya mampu memanfaatkan atmosfer Stadion Rajamangala untuk meraih hasil yang menguntungkan. Tekanan untuk memenangkan pertandingan, menurut Hudson, justru lebih besar berada di kubu Vietnam. Thailand akan tampil dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang telah melewati perjalanan panjang hingga mencapai final.
Situasi ini berbeda dengan final Piala AFF 2024. Saat itu, Thailand baru menjadi tuan rumah pada leg kedua. Vietnam justru mampu memenangkan kedua pertandingan dan memastikan gelar juara dengan agregat 5-3. Kini, Thailand kembali bertemu Vietnam di final dengan kesempatan bermain di kandang lebih dulu. Hasil pertandingan di Bangkok akan menjadi modal penting bagi kedua tim sebelum leg kedua berlangsung di Vietnam.
Thailand dan Vietnam telah 15 kali bertemu di Piala AFF. Thailand mencatat tujuh kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan. Kedua negara juga pernah bertemu dalam tiga final Piala AFF dengan format dua leg. Vietnam memiliki catatan lebih baik dalam pertemuan tersebut dengan tiga kemenangan, termasuk kemenangan 2-1 dan 3-2 pada final edisi 2024. Thailand hanya meraih satu kemenangan, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang. Dengan rekor tersebut, Thailand memiliki tantangan berat untuk menghadapi Vietnam. (FAD)