JAKARTA, AFU.ID — Sebanyak 130 penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Kalimantan Selatan masih dinyatakan hilang. Guna mempercepat proses pencarian para korban, Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan mengerahkan armada kapal patroli tambahan dari Direktorat Polairud untuk menyisir titik koordinat terakhir hilangnya kapal.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Nur Khamid, mengonfirmasi pengerahan armada laut tersebut di Banjarmasin pada Minggu (13/09/2026) petang. Tiga unit kapal patroli yakni KP XIII-3001, KP XIII-2004, dan KP XIII-1008 telah diberangkatkan dan langsung bergabung dengan tim Search and Rescue (SAR) gabungan di lokasi perairan Laut Jawa.
Sementara itu, sebanyak 69 orang penumpang berhasil diselamatkan terlebih dahulu pada Minggu petang oleh kapal MV Haida yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Para korban selamat tersebut telah dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, dengan beberapa di antaranya harus segera dirujuk ke rumah sakit akibat menderita luka-luka serius.
Menanggapi skenario penanganan darurat di darat, Polda Kalsel telah menyiagakan satu kompi personel gabungan yang terdiri dari Sat Brimob, Polresta Banjarmasin, Dit Samapta, Dit Lantas, serta Ditpolairud di area Pelabuhan Trisakti. Sebanyak 15 unit armada ambulans gabungan Polri dan Pemkot Banjarmasin turut disiagakan dengan pengawalan ketat petugas lalu lintas guna menjamin kelancaran evakuasi medis.
Polda Kalsel juga mendirikan posko Disaster Victim Identification (DVI) yang ditangani langsung oleh tim Pusdokkes di area pelabuhan. Keberadaan posko DVI disiapkan untuk memfasilitasi pendataan resmi serta identifikasi medis lanjutan terhadap seluruh penumpang yang berhasil ditemukan oleh tim pencari. (RHU)