JAKARTA, AFU.ID — Maria Then Sui (89) meninggal dunia setelah diduga dilempari botol berisi Pertalite oleh cucunya, M (27), di dapur rumahnya di Jalan Sukarela Lorong Batujajar KM 7, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat. Putri Maria, Katarina (51), yang berada di sekitar dapur juga ikut terkena api. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.50 WIB ketika Maria sedang menggoreng makanan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan akibat luka bakar parah. Namun, nyawa Maria tidak tertolong dan ia meninggal sekitar pukul 16.00 WIB pada hari yang sama.
Anak korban, Chen Chen (47), mengatakan M datang ke rumah dalam kondisi marah-marah sebelum menuju dapur. Ia menyebut suasana di rumah berubah tegang ketika M mendekati Maria yang sedang memasak. “Ibu saya lagi di dapur menggoreng gorengan. Ada kakak saya di dalam kamar mandi. M datang sambil marah-marah,” kata Chen Chen, Sabtu (29/08/26).
Menurut Chen Chen, M kemudian diduga melemparkan botol berisi Pertalite ke arah Maria. Chen sempat berusaha mengamankan kondisi dapur dengan mematikan kompor. Setelah itu, ia meninggalkan dapur untuk membangunkan anak-anaknya yang sedang bersiap sekolah.
Saat kembali, Chen melihat api sudah membesar dan menyambar tubuh ibunya. Ia menduga kompor masih menyala ketika api membesar karena pintu dan jendela dapur belum dibuka. “Api sudah besar menyambar. Ternyata dari kompor yang masih hidup. Mungkin karena ruangannya masih tertutup, jendela dan pintu belum dibuka,” ujarnya.
Chen kemudian berusaha memadamkan api sambil meminta pertolongan warga sekitar. Katarina yang berada di dapur turut mengalami luka bakar dan mendapat penanganan medis. Keluarga menyebut luka bakar yang dialami Maria mencapai sekitar 95 persen.
M sempat diamankan warga setelah kejadian tersebut. Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Alex Andriyan mengatakan M kemudian dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar. Menurut Alex, keluarga menyebut M pernah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Alex mengatakan polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari keluarga dan saksi untuk memastikan kronologi insiden. Penanganan terhadap M akan disesuaikan dengan kondisi serta hasil pemeriksaan medis.
Jenazah Maria kini disemayamkan di rumah duka di kawasan Jalan Batujajar, Kelurahan Sukarami, Palembang. Keluarga dan warga berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa pada Sabtu (29/08/26). Polisi belum menyampaikan status hukum M maupun hasil akhir penyelidikan atas dugaan pelemparan botol berisi Pertalite tersebut. (RHU)