JAKARTA, AFU.ID — Dua angkutan kota bertabrakan dari arah berlawanan di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Depok, Minggu (23/8/2026) siang. Sopir angkot 03 berusia 47 tahun meninggal dunia akibat patah tulang rusuk, sementara lima penumpang mengalami luka-luka. Polisi menyebut kecelakaan terjadi setelah angkot tersebut kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.
Kanit Laka Satlantas Polres Metro Depok Iptu Pujiono mengatakan angkot 03 jenis Suzuki Carry awalnya melaju dari arah timur menuju barat. Ketika berada di dekat toko Kebuli Al-Khalid, pengemudi disebut kehilangan konsentrasi dan tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Angkot kemudian bergerak ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, angkot 105 jenis Daihatsu Gran Max melaju dari arah barat menuju timur. Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga masing-masing pengemudi tidak sempat menghindari benturan. Tabrakan tersebut menyebabkan bagian depan kendaraan rusak dan sopir angkot 03 mengalami cedera fatal.
Jenazah sopir angkot 03 dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor. Adapun lima penumpang mengalami memar pada bagian kepala, perut, dan bahu. Polisi mengecek kondisi para korban yang mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Bhakti Yudha dan Alia Hospital Depok serta mengajukan visum luka.
Setelah kecelakaan, petugas mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, dan mendata saksi. Polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi guna memastikan rangkaian kejadian. Penyelidikan awal telah dilakukan dengan penerbitan surat tanda penerimaan laporan dan laporan polisi. (RHU)