PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya menambah dua perjalanan kereta api menuju Jakarta pada 8 September 2026, sebagai respons terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang mempengaruhi penerbangan. Dengan total 21 perjalanan, kapasitas keseluruhan mencapai 11.554 tempat duduk, termasuk dua kereta tambahan dari Surabaya dan Malang. KAI Daop 8 juga meningkatkan kapasitas kereta Anggrek yang berangkat malam, memastikan kebutuhan masyarakat akan transportasi terakomodasi dengan baik.
Sejumlah penumpang menuju gerbong kereta api di Stasiun Pasarturi Surabaya, Jatim, Senin (7/9/2026). ANTARA/HO-Humas KAI Daop 8 Surabaya
JAKARTA, AFU.ID — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menambah dua perjalanan kereta api (KA) tujuan Jakarta pada Selasa (8/9/2026). Penambahan ini dilakukan untuk mengakomodasi masyarakat yang membutuhkan perjalanan ke Jakarta di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, terdapat 21 perjalanan KA tujuan Jakarta yang disediakan pada Selasa. Total kapasitasnya mencapai 11.554 tempat duduk, yang terdiri dari perjalanan reguler dan dua KA tambahan. “Untuk tujuan Jakarta, total ada 21 perjalanan dengan 11.554 tempat duduk, yang terdiri dari perjalanan reguler dan tambahan,” ujar Mahendro, Selasa (8/9/2026).
Dua perjalanan tambahan tersebut yakni KA Tambahan SBI-GMR relasi Surabaya Pasarturi-Gambir dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang-Gambir. KA Tambahan SBI-GMR menyediakan 582 tempat duduk. Kereta tersebut berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 11.00 WIB dengan rangkaian tiga kereta eksekutif dan enam kereta ekonomi Stainless Steel New Generation.
Sementara itu, KA Gajayana Tambahan memiliki kapasitas 350 tempat duduk. Kereta tersebut berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB dengan rangkaian tujuh kereta eksekutif. Selain menambah dua perjalanan, KAI Daop 8 juga meningkatkan kapasitas KA Anggrek keberangkatan malam dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 21.15 WIB.
Rangkaian kereta eksekutif KA Anggrek ditambah dari delapan menjadi sembilan kereta. Penambahan tersebut meningkatkan kapasitas sebanyak 50 tempat duduk menjadi 450 tempat duduk. Secara keseluruhan, KAI Daop 8 mengoperasikan 41 perjalanan KA dengan kapasitas 23.384 tempat duduk pada Selasa (8/9/2026).
Mahendro mengatakan penambahan perjalanan dan kapasitas akan dievaluasi berdasarkan kebutuhan masyarakat. “Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan perjalanan masyarakat dan menyesuaikan kapasitas angkutan apabila diperlukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” pungkasnya. (FAD)