JAKARTA AFU.ID — Sebanyak 104 warga Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, terpaksa mengungsi ke Tanah Merah akibat situasi keamanan yang memburuk di wilayah mereka. Warga memilih meninggalkan kampung halaman setelah muncul kekhawatiran terhadap aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dilaporkan berada di kawasan tersebut.
Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Putra Perdana mengatakan para pengungsi terdiri dari laki-laki, perempuan, hingga anak-anak. Mereka dievakuasi menggunakan perahu motor dan tiba di Tanah Merah pada Sabtu (6/6/2026) untuk mencari tempat yang lebih aman.
Setibanya di ibu kota Kabupaten Boven Digoel itu, para pengungsi langsung mendapat penanganan dari personel Polres Boven Digoel. Petugas memberikan bantuan kemanusiaan sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama berada di lokasi pengungsian.
Menurut Wisnu, gelombang pengungsian terjadi setelah kondisi keamanan di Distrik Manggelum dinilai tidak lagi kondusif. Situasi tersebut dipicu oleh kedatangan KKB yang juga dilaporkan melakukan pembakaran terhadap fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Sebelum mencapai Tanah Merah, para warga terlebih dahulu mengungsi ke Distrik Kouh. Dari lokasi itu, perjalanan mereka menuju Tanah Merah mendapat bantuan pengamanan dari aparat dan pihak terkait.
Saat ini seluruh pengungsi ditampung sementara di aula Mapolres Boven Digoel. Lokasi tersebut disiapkan untuk memberikan perlindungan sekaligus memudahkan proses penyaluran bantuan kepada warga terdampak. Selain menyediakan tempat penampungan, aparat juga melibatkan tenaga kesehatan untuk memeriksa kondisi para pengungsi. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan kesehatan warga tetap terjaga setelah menempuh perjalanan panjang dari kampung mereka.
Polres Boven Digoel terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Kodim, serta instansi terkait lainnya dalam menangani para pengungsi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi secara optimal.
Di sisi lain, aparat keamanan bersama pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan situasi di Distrik Manggelum. Upaya itu dilakukan agar kondisi keamanan di wilayah tersebut dapat segera dipulihkan. "Kami juga terus berkoordinasi dengan TNI dan Pemda Boven Digoel terkait masalah keamanan di Distrik Manggelum agar kembali kondusif," kata Wisnu.
Ia berharap situasi di Distrik Manggelum dapat segera membaik sehingga warga yang mengungsi dapat kembali ke kampung halaman mereka. Dengan kondisi yang aman, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa. (ANT/RAI)